BERAU, BorneoPost – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan komitmennya untuk terus mempertahankan capaian jaminan kesehatan masyarakat. Keberhasilan Berau dalam mencapai cakupan 95 persen penduduk yang terlindungi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengantarkan daerah ini meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2025kategori Madya dari pemerintah pusat.
Dari total penduduk sebanyak 299.005 jiwa, tercatat 291.314 orang telah menjadi peserta JKN, dengan 235.930 di antaranya merupakan peserta aktif. Capaian ini menjadi salah satu indikator keberhasilan Pemkab Berau dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran yang telah berperan aktif dalam memperluas kepesertaan JKN di Bumi Batiwakkal. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan akhir dari upaya, melainkan menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di seluruh wilayah Berau.
“Capaian ini harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan mutu layanan kesehatan, bukan justru membuat kita berpuas diri,” tegasnya.
Bupati juga mengungkapkan, pemerintah daerah masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah untuk memastikan seluruh masyarakat, termasuk yang tinggal di pesisir dan pedalaman, mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan merata. Salah satu langkah yang tengah digencarkan adalah penambahan fasilitas kesehatan serta peningkatan kompetensi tenaga medis, terutama di puskesmas dan klinik daerah.
Sri Juniarsih menekankan pentingnya profesionalisme dan empati dalam pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.
“Petugas kesehatan harus mampu memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan profesional. Kami ingin seluruh warga Berau merasakan layanan kesehatan yang manusiawi dan berkualitas,” ujarnya.
Dengan komitmen tersebut, Pemkab Berau bertekad menjaga keberlanjutan program JKN sekaligus memperkuat sistem layanan kesehatan daerah agar semakin tangguh, merata, dan berpihak pada masyarakat.
Arifin/Adv












