TANJUNG REDEB, Borneo Post – Stasiun Meteorologi Kalimarau Berau, “meramal” peningkatan curah hujan akan terjadi akhir Mei 2024 ini.
Forecester Stasiun Meteorologi Kalimarau, Riskianera menjelaskan, tingginya intensitas hujan dapat memberikan ancaman bencana ke sejumlah wilayah di Kabupaten Berau. Misalnya seperti banjir di wilayah hulu Bumi Batiwakkal.
“Perkiraan di Minggu terakhir bulan mei mas ada peningkatan curah hujan,” ujarnya, jumat (24/5/2024) kemarin.
Namun kata pria yang akrab disapa Egi ini, adapun potensi ancaman tersebut masih belum begitu signifikan jika melihat dinamika atmosfir terakhir.
Tetapi ditegaskannya, dengan kondisi alam dan cuaca yang selalu berubah, tidak adalahnya meningkatkan kesiapsiagaan.
“Tetap kita harus waspad mengenai potensi banjir di sejumlah wilayah. Terutama pemukiman yang rawan banjir. Seperti mereka yang tinggal di sekitar tepi sungai Kelay,” katanya.
Sebenarnya kata dia, banjir disebabkan oleh banyak faktor. Selain faktor cuaca atau tingginya curah hujan, ada juga penyebab lain seperti permukaan tanah dan drainase di wilayah tersebut.
Bahkan, di dalam kota sekalipun, jika drainase tidak maksimal mengalirkan aliran air, akan mengakibatkan banjir.
“Itu juga berpengaruh, dan harus diwaspadai,” pungkasnya.
(Arifin)












