BERAU, BorneoPost – Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah, mendesak pemerintah daerah memperkuat ketahanan pangan di wilayah pesisir Kabupaten Berau. Ia menilai karakteristik wilayah pesisir yang bergantung pada sektor perikanan dan sebagian perkebunan membuat stabilitas pangan masyarakat setempat lebih rentan dibanding daerah lain.
Menurut Liliansyah, keterbatasan sektor pertanian tanaman pangan seperti sawah menjadi tantangan utama. Kondisi ini menyebabkan masyarakat pesisir sangat bergantung pada suplai bahan pangan dari luar wilayah.
“Ketahanan pangan harus menjadi perhatian serius, karena di wilayah pesisir sumber ekonomi utama hanya perikanan dan perkebunan. Artinya kebutuhan pangan pokok harus disuplai secara terjamin,” ujarnya.
Ia menegaskan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait perlu memastikan distribusi dan ketersediaan bahan pangan pokok tetap stabil agar masyarakat pesisir tidak mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selain keterbatasan lahan pertanian, faktor perubahan iklim turut memperbesar kerentanan pangan. Cuaca yang tidak menentu berdampak langsung pada hasil tangkapan nelayan maupun produktivitas perkebunan, sehingga memengaruhi pendapatan masyarakat.
“Pengaruh cuaca dan ikensus iklim menjadi tantangan berat. Ketika hasil tangkapan menurun, daya beli masyarakat ikut melemah dan berpotensi mengganggu ketahanan pangan keluarga,” jelasnya.
Liliansyah menilai kondisi tersebut harus diantisipasi melalui kebijakan yang tidak hanya berfokus pada distribusi pangan, tetapi juga penguatan sektor ekonomi pesisir sebagai penopang utama. Dukungan dapat diwujudkan melalui bantuan sarana produksi, peningkatan infrastruktur perikanan dan perkebunan, hingga program pemberdayaan masyarakat.
Ia memastikan DPRD akan terus mendorong pemerintah daerah untuk merespons kebutuhan masyarakat pesisir secara komprehensif, baik di sektor perikanan, perkebunan, maupun penguatan akses pangan.
“Kami akan terus mengawal dan mendorong berbagai program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat pesisir agar ketahanan pangan mereka tetap terjaga,” pungkasnya.
Arifin/Adv












