banner 728x250

DPRD Berau Soroti Pengawasan LPG 3 Kg, Minta Penindakan Tegas dan Terukur

TANJUNG REDEB, BorneoPost  – Pengawasan distribusi LPG subsidi 3 kilogram menjadi perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Berau. Kelangkaan dan lonjakan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dinilai kerap merugikan masyarakat, terutama menjelang Ramadan saat kebutuhan rumah tangga meningkat.

Anggota Komisi III DPRD Berau, Ichsan Rapi, menegaskan bahwa pengawasan LPG subsidi merupakan langkah strategis karena gas melon merupakan kebutuhan dasar bagi rumah tangga kecil dan pelaku UMKM.

“Kelangkaan LPG sering terjadi di lapangan. Peran pemerintah sangat vital untuk menjaga kestabilan harga karena banyak faktor yang memengaruhi distribusi,” ujarnya.

Ia mengingatkan, subsidi LPG 3 kilogram diberikan negara untuk masyarakat yang berhak. Karena itu, pengawasan harus diperketat agar tidak terjadi penyalahgunaan oleh oknum yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan.

Sebelumnya, keluhan warga terkait harga LPG yang melambung jauh di atas HET sempat mencuat. Kondisi tersebut diduga dipicu distribusi yang tidak terkendali serta lemahnya pengawasan di tingkat agen maupun pengecer.

Meski mendorong tindakan tegas terhadap pelanggaran harga, Komisi III DPRD Berau menekankan bahwa penegakan aturan harus dilakukan secara profesional, terukur, dan mengedepankan pembinaan.

DPRD meminta pemerintah daerah memastikan pengawasan dilakukan berdasarkan data dan fakta di lapangan. Selain itu, pelaku usaha perlu diberikan sosialisasi yang jelas terkait aturan HET agar tidak terjadi pelanggaran akibat ketidaktahuan.

Penindakan, lanjutnya, harus menjadi langkah terakhir setelah proses pembinaan dilakukan dan masih ditemukan pelanggaran. Pendekatan tersebut dinilai penting agar kebijakan tidak memicu kepanikan distribusi maupun gangguan pasokan di tengah masyarakat.

Dengan meningkatnya kebutuhan selama Ramadan, DPRD menilai pengawasan rutin dan insidental harus berjalan beriringan. Langkah itu diperlukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan LPG subsidi tetap aman bagi masyarakat yang berhak.

Arifin/Adv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *