BERAU, BorneoPost – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk lebih serius membenahi akses jalan menuju sekolah di kampung-kampung. Ia menilai peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa hanya bertumpu pada pembangunan fisik gedung sekolah, tetapi juga harus ditopang infrastruktur pendukung yang layak.
Menurut Dedy, jalan menuju sekolah merupakan bagian integral dari sistem pendidikan. Tanpa akses yang memadai, aktivitas belajar siswa berpotensi terganggu, terutama bagi pelajar yang tinggal di wilayah kampung dengan kondisi jalan terbatas.
“Pembangunan pendidikan jangan hanya fokus pada gedung sekolah. Jalan menuju sekolah juga harus menjadi perhatian utama,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, masih terdapat sejumlah kampung di Kabupaten Berau yang akses jalannya belum tuntas dibangun. Kondisi tersebut berdampak pada mobilitas warga, khususnya pelajar yang harus menempuh perjalanan setiap hari dengan fasilitas jalan yang kurang memadai.
Salah satu wilayah yang menjadi sorotan adalah Kampung Batu-Batu di Kecamatan Gunung Tabur. Dedy menilai kondisi jalan di kawasan tersebut masih belum representatif, baik dari sisi kenyamanan maupun keselamatan pengguna jalan, termasuk anak-anak sekolah.
Lebih jauh, ia menegaskan fungsi jalan di kampung tidak hanya sebagai penghubung menuju sekolah, tetapi juga akses vital menuju layanan dasar lain seperti Puskesmas pembantu dan Posyandu. Karena itu, keberadaan jalan yang layak dinilai sebagai urat nadi mobilitas masyarakat.
Dedy pun mendorong Pemkab Berau agar tidak semata berorientasi pada proyek pembangunan baru, tetapi juga menuntaskan infrastruktur jalan yang sudah dirintis namun belum selesai secara optimal. Ia menilai kondisi jalan berlubang, beralaskan tanah, berdebu saat kemarau dan berlumpur di musim hujan harus segera dibenahi.
Selain menurunkan kenyamanan, situasi tersebut juga berdampak pada kondisi fisik serta semangat belajar siswa.
“Tidak elok anak-anak berangkat ke sekolah dengan pakaian kotor dan berdebu karena kondisi jalan,” ujarnya.
Politikus itu berharap perencanaan pembangunan daerah ke depan lebih terintegrasi, sehingga infrastruktur jalan menuju fasilitas pendidikan dapat masuk dalam skala prioritas. Dengan demikian, peningkatan mutu pendidikan di Berau tidak hanya ditopang bangunan sekolah yang memadai, tetapi juga akses yang aman, nyaman, dan merata bagi seluruh pelajar.












