TANJUNG REDEB, Borneo Post – Telah mendapat penanganan, Jembatan Bailey yang berada di ruas jalan poros dan jembatan Tanjung Batu yang sempat amblas beberapa waktu lalu kini sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda 2 dan 4.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.7 Penanggungjawab Nasional (PJN) Kaltim, Kuntiadi mengatakan pengerjaan jembatan itu sudah selesai perbaikan dengan hanya memakan waktu satu hari.
“Padahal, mereka menargetkan selesai dalam waktu 3 hari kerja. Tapi saya pastikan jembatan dan jalan tersebut kini dapat dilewati oleh masyarakat dengan kendaraan roda dua maupun roda empat,” ungkapnya Rabu (10/7/2024).
Kata dia, Jembatan Bailey kini maksimal dapat dilewati oleh kendarangan dengan bobot 20 ton.
“Tetapi, kami membatasi hanya sampai 15 ton. Langkah itu diambil, untuk meminimalisir adanya kerusakan kembali,” ucapnya.
Sebelumnya, sambung dia dari core team sudah merencanakan untuk penanganan jembatan Bailey, langkah itu lebih aman dan cepat
Pihaknya menegaskan dilakukan hal tersebut untuk penanganan secara permanen
“Masih dalam tahapan design, untuk pernailan secara permanent. Akan diperhatikan pula faktor-faktor yang mempengaruhi rencana usia jembatan,” ungkapnya.
Selain itu, Kuntiadi mengatakan, perencaan pada jembatan itu nantinya akan bersifat penting.
“Melihat, penyebab ambruknya jembatan itu dikarenakan banjin dan debit air pasang.Kami sudah usulkan ke pusat, sesegera mungkin akan ditangani secara permanent,” pungkasnya.

Reporter: Arifin












