banner 728x250

Sekda Berau Tekankan Peran Strategis Pemerintah Kampung dalam Sukseskan Program Prioritas Daerah

BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh pemerintah kampung dalam mendukung percepatan pembangunan di tingkat daerah. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said, meminta seratus kampung yang tersebar di 13 kecamatan agar aktif mengambil peran dalam menjalankan berbagai program prioritas pemerintah.

Menurut Said, keberhasilan pembangunan di Kabupaten Berau tidak bisa hanya bergantung pada kebijakan tingkat kabupaten semata, tetapi juga pada efektivitas pelaksanaan di tingkat kampung sebagai ujung tombak pemerintahan.

“Pemerintah kampung adalah perpanjangan tangan dari pemerintah daerah. Karena itu, aparatur kampung memiliki peran yang sangat strategis dan sekaligus riskan dalam menentukan keberhasilan program pembangunan,” tegas Said.

Ia menambahkan, aparatur kampung dituntut memiliki kemampuan manajerial dan inovasi dalam mengelola potensi wilayahnya masing-masing. Hal ini, kata dia, sejalan dengan semangat otonomi daerah yang menempatkan pemerintah kampung sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik dan pelaksanaan pembangunan.

“Setiap program daerah, sekecil apa pun, akan bermuara pada tingkat kampung. Maka jika kampung tidak aktif, program sebesar apa pun di tingkat kabupaten tidak akan berjalan efektif,” ujarnya.

Said juga menyoroti pentingnya sinergi antarlembaga, baik antara pemerintah kampung, kecamatan, maupun organisasi perangkat daerah (OPD). Ia menilai, tanpa kolaborasi yang solid, pelaksanaan program prioritas seperti peningkatan infrastruktur dasar, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta penguatan layanan publik akan berjalan lambat.

Lebih jauh, Sekda mengingatkan agar setiap kepala kampung mampu mengelola Alokasi Dana Kampung (ADK) dengan transparan dan akuntabel. Menurutnya, pengelolaan dana yang baik bukan hanya soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat.

“Dana kampung harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Jangan sampai ada penyimpangan, karena sedikit saja kesalahan bisa berdampak besar pada kepercayaan publik,” tandasnya.

Ia juga mengajak seluruh perangkat kampung untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pelatihan dan pendampingan teknis. Langkah tersebut dinilai penting agar aparatur kampung dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan regulasi dan teknologi yang terus berubah.

“Era sekarang menuntut aparatur kampung yang adaptif dan profesional. Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. Semua harus cepat, tepat, dan transparan,” pungkasnya.

Melalui dorongan ini, Pemkab Berau berharap seluruh pemerintah kampung dapat menjadi motor penggerak pembangunan yang efektif, berintegritas, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.

Arifin/Adv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *