BERAU, BorneoPost — Delapan atlet judo putra dan putri asal Kabupaten Berau resmi diberangkatkan untuk tampil pada Kejuaraan Nasional Kapolri Cup 2026 di Samarinda, 15–20 Mei mendatang. Mereka siap bersaing melawan judoka terbaik dari 20 provinsi di Indonesia.
Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Berau, Guruh Surya Putra, mengatakan seluruh atlet kini telah berada di Samarinda dan menjalani pemusatan persiapan akhir menjelang pertandingan.
Menurutnya, ajang nasional tersebut tidak hanya menjadi arena perebutan medali, tetapi juga kesempatan penting untuk mengumpulkan poin menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Target utama kami sebenarnya menambah poin untuk PON. Soal medali tentu menjadi bonus dari kerja keras atlet,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Guruh menjelaskan, mayoritas atlet yang diberangkatkan masih berstatus junior. Mereka diproyeksikan menjadi tulang punggung Berau pada ajang Porprov Kaltim 2026 di Kabupaten Paser.
Ia optimistis para atlet muda tersebut mampu menunjukkan perkembangan dan daya saing di level nasional.
“Kami berharap mereka bisa tampil maksimal dan membawa prestasi untuk Berau,” katanya.
Meski demikian, persiapan atlet diakui belum berjalan ideal. Sejumlah kendala masih membayangi, mulai dari keterbatasan suplemen dan pemenuhan nutrisi hingga padatnya aktivitas atlet yang harus membagi waktu antara latihan, sekolah, dan pekerjaan.
“Harusnya latihan bisa tiga kali sehari. Tapi karena ada kendala itu, persiapan belum maksimal,” jelasnya.
Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para judoka Berau untuk tampil kompetitif di Kapolri Cup 2026.
“Yang paling penting atlet tetap percaya diri, menjaga mental bertanding, dan membuktikan bahwa atlet Berau mampu bersaing di tingkat nasional,” pungkas Guruh.
