banner 728x250

 DPRD Berau Dorong Penguatan Budaya Literasi, Perpustakaan Sekolah Diminta Lebih Inovatif

Berau, BorneoPost – Upaya memperkuat budaya membaca di kalangan pelajar terus mendapat perhatian dari DPRD Berau. Inovasi pembelajaran yang memanfaatkan perpustakaan sekolah dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan minat baca sekaligus mendongkrak prestasi akademik siswa.

Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita, menilai perpustakaan sekolah tidak lagi sekadar ruang penyimpanan buku, melainkan harus menjadi pusat kegiatan belajar yang mampu memicu rasa ingin tahu dan kreativitas siswa.

Menurutnya, perpustakaan yang dikelola secara inovatif dapat membantu siswa memperluas wawasan serta meningkatkan kemampuan literasi sejak dini. Melalui pendekatan pembelajaran yang lebih kreatif, siswa tidak hanya didorong untuk membaca, tetapi juga memahami, mengolah, dan mengembangkan informasi yang diperoleh.

“Keberadaan perpustakaan yang inovatif di sekolah patut diapresiasi. Ini menjadi langkah penting dalam menumbuhkan minat baca anak sekaligus meningkatkan kualitas proses pembelajaran,” ujar Elita beberapa waktu lalu.

Ia menekankan bahwa penguatan literasi di lingkungan sekolah harus dibarengi dengan dukungan fasilitas yang memadai. Selain koleksi buku yang beragam dan relevan dengan kebutuhan siswa, program literasi juga perlu dikemas dengan metode yang menarik agar mampu membangun kebiasaan membaca secara berkelanjutan.

Elita juga mengingatkan bahwa literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca semata. Lebih dari itu, literasi mencakup kemampuan memahami, menganalisis, hingga mengembangkan gagasan dari berbagai informasi yang diperoleh.

Karena itu, ia menilai perpustakaan sekolah perlu dimaksimalkan perannya sebagai pusat sumber belajar yang mendorong kemandirian dan kreativitas siswa.

“Perpustakaan harus menjadi ruang yang hidup bagi siswa, tempat mereka belajar, berdiskusi, dan mengembangkan ide,” tegasnya.

DPRD Berau berharap inovasi yang dilakukan sejumlah sekolah dalam mengembangkan perpustakaan dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi sekolah lain di daerah. Dengan penguatan budaya literasi, generasi muda Berau diharapkan mampu meraih prestasi sekaligus memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Arifin/Adv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *