BERAU, BorneoPost – Upaya mendorong legalitas pelaku usaha mikro terus mendapat perhatian DPRD Berau. Anggota DPRD Berau, Agus Uriansyah, mengapresiasi langkah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dalam memperluas kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi UMKM dan usaha rumahan.
Menurut Agus, inisiatif tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat sektor ekonomi kerakyatan. Namun ia menegaskan, percepatan penerbitan NIB tidak bisa berjalan optimal tanpa dukungan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Ini tidak bisa berjalan sendiri. Perlu kolaborasi dengan Diskoperindag dan Dinas Pariwisata agar jangkauan sosialisasi dan pendampingan lebih luas,” ujarnya.
Berdasarkan data DPMPTSP Berau, hingga November 2025 tercatat sebanyak 3.387 pelaku UMKM dan usaha rumahan telah mengantongi NIB. Agus menilai capaian tersebut sebagai sinyal positif, namun masih perlu terus ditingkatkan agar seluruh pelaku usaha memiliki legalitas.
Ia menekankan, NIB bukan sekadar administrasi, melainkan pintu masuk bagi pelaku usaha untuk mendapatkan kepastian hukum, perlindungan, serta akses lebih luas, termasuk peluang mengikuti pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Kalau sudah punya NIB, usaha mereka lebih aman dan punya peluang berkembang lebih besar,” jelasnya.
Agus pun mengingatkan masih banyak pelaku usaha yang belum memahami pentingnya legalitas usaha. Untuk itu, ia mendesak Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) agar lebih aktif melakukan sosialisasi sekaligus memberikan pendampingan secara berkelanjutan.
Menurutnya, peran pendampingan sangat krusial agar pelaku UMKM tidak hanya didorong mengurus izin, tetapi juga dibantu hingga tuntas.
“Pendampingan itu kunci. Jangan hanya sosialisasi, tapi juga bantu sampai mereka benar-benar memiliki NIB,” tegasnya.
DPRD berharap sinergi antar OPD dapat diperkuat sehingga jumlah pelaku usaha yang memiliki NIB terus meningkat. Dengan legalitas yang jelas, UMKM di Berau diyakini mampu tumbuh lebih kompetitif, memperluas akses pasar, serta memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.
Arifin/adv












