banner 728x250

BUMK Didorong Naik Kelas, Potensi Kampung Jadi Kekuatan Ekonomi

BERAU, BorneoPost – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mendorong Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) naik kelas, dari sekadar kelembagaan menjadi penggerak ekonomi dan sumber pendapatan yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat.

Bupati Berau Sri Juniarsih mengatakan, setiap kampung memiliki potensi dan karakter berbeda. Kondisi tersebut harus menjadi dasar bagi BUMK dalam menentukan jenis usaha yang dikembangkan.

“Potensi setiap kampung tentu berbeda. Karena itu, BUMK harus mampu melihat apa yang menjadi keunggulan di wilayahnya dan kemudian mengelolanya menjadi kegiatan usaha yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sri Juniarsih. Kamis(3/9/2026).

Menurutnya, BUMK tidak bisa dikelola dengan pola yang seragam. Pengelola harus mampu membaca potensi lokal, peluang pasar dan kebutuhan masyarakat agar usaha yang dibangun dapat bertahan dan berkembang.

Sri Juniarsih menegaskan, keberadaan BUMK tidak cukup hanya terlihat secara kelembagaan. Aktivitas usahanya harus mampu menciptakan perputaran ekonomi di kampung.

“Jangan sampai BUMK hanya ada secara kelembagaan, tetapi kegiatan usahanya tidak berkembang. Yang kita harapkan adalah BUMK benar-benar hidup dan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat,” katanya.

Untuk itu, profesionalisme pengelola menjadi kunci. Pengelolaan keuangan, perencanaan usaha, inovasi hingga kemampuan membaca peluang ekonomi perlu diperkuat.

BUMK juga didorong mengembangkan potensi lokal, mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, perdagangan hingga sektor lain sesuai karakter masing-masing kampung.

“BUMK ini merupakan bagian dari upaya kita membangun ekonomi dari kampung. Potensi yang ada jangan dibiarkan begitu saja, tetapi harus dikelola sehingga bisa memberikan nilai tambah,” jelasnya.

Pemkab Berau juga mendorong penguatan kapasitas dan pendampingan bagi pengelola BUMK agar mampu menjalankan usaha secara profesional dan bertanggung jawab.

Sri Juniarsih berharap BUMK yang berkembang dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian Berau dari tingkat kampung.

“Kalau BUMK bisa berjalan dengan baik, masyarakat yang akan merasakan manfaatnya. Pada akhirnya, ini juga menjadi salah satu penopang bagi kemajuan dan perkembangan Kabupaten Berau,” pungkasnya.

Arifin/Adv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *