BERAU, BorneoPost – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu tulang punggung ekonomi daerah. Penegasan itu disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih, saat menghadiri peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-12 Tahun 2025 yang dipusatkan di Kabupaten Berau.
Dalam kesempatan tersebut, Sri Juniarsih memaparkan besarnya potensi perikanan yang dimiliki Bumi Batiwakkal. Ia menyebutkan, produktivitas perikanan laut Berau mencapai 35 ribu ton per tahun, 9 ribu ton dari perairan umum, serta 32 ribu ton dari sektor budidaya.
“Ini adalah keberkahan besar yang harus kita syukuri. Potensi ini wajib dikelola secara bijak demi keberlanjutan sumber daya perikanan bagi generasi mendatang,” tegasnya.
Menurutnya, kekayaan perikanan Berau tidak hanya berfungsi sebagai sumber pangan, tetapi juga peluang ekonomi strategis yang harus terus diperkuat. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen menjaga keberlanjutan melalui tata kelola yang baik dan terukur.
Prestasi juga turut mengiringi upaya tersebut. Pada 2024 lalu, Kabupaten Berau berhasil meraih Penghargaan Terbaik II Bidang Kelautan dan Perikanan kategori kabupaten tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
“Ini capaian yang membanggakan, tapi sekaligus menjadi tantangan bagi kita untuk terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi,” ujarnya.
Sri Juniarsih menargetkan Berau dapat meningkatkan prestasi pada tahun berikutnya.
“Mudah-mudahan pada penilaian tahun ini, kita bisa meraih Penghargaan Arindama tingkat Kaltim,” harapnya.
Tidak hanya fokus pada potensi dan penghargaan, Pemkab Berau juga terus mendorong pelaku usaha perikanan agar meningkatkan kualitas serta daya saing produk. Sri Juniarsih menegaskan bahwa sektor perikanan harus memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Potensi ini untuk rakyat. Kita ingin manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat secara langsung,” pungkasnya.
Arifin/Adv
