BERAU, BorneoPost – Di tengah geliat pelaku usaha kecil yang terus tumbuh di Kabupaten Berau, satu nama mulai mencuri perhatian: Dhe Saluna. Brand lokal yang berawal dari dapur rumah di Jalan Pulau Derawan, Gang Al-Falah Nomor 70 ini kini dikenal lewat beragam produk kuliner dan perawatan tubuh yang unik, higienis, dan penuh inovasi.
Didirikan dari kebutuhan sehari-hari dan semangat kemandirian, usaha ini dirintis dengan peralatan sederhana dan modal terbatas. Namun berkat ketekunan serta kepekaan terhadap peluang pasar, sang pemilik berhasil menjadikan Dhe Saluna lebih dari sekadar usaha rumahan.
“Awalnya hanya coba-coba dari rumah, tapi ternyata responnya bagus. Dari situ saya yakin bahwa dengan kerja keras dan konsistensi, usaha kecil pun bisa berkembang,” ujar pemilik Dhe Saluna dengan senyum penuh semangat.
Dhe Saluna menghadirkan aneka produk yang tak hanya lezat, tapi juga menyehatkan dan bernilai tambah. Di antara produk andalannya adalah persambalan khas rumahan, wedang herbal, lulur tradisional, kripik renyah, salad segar, free juice, infus water, hingga masakan nasi kotak untuk berbagai acara.
Setiap produk diolah dengan bahan baku pilihan dan proses higienis, demi menjaga cita rasa dan mutu. Tak heran, pelanggan mengakui kualitas produk Dhe Saluna yang konsisten, baik dari rasa maupun tampilan kemasan yang terus diperbarui mengikuti tren pasar.
“Saya ingin produk ini bukan hanya enak, tapi juga punya nilai kebersihan, kesehatan, dan keindahan. Konsumen harus merasa puas, karena kepuasan mereka adalah promosi terbaik,” tuturnya.
Mengikuti perkembangan zaman, Dhe Saluna kini aktif memanfaatkan media sosial seperti Instagram, WhatsApp Business, dan Facebook untuk memperluas jangkauan pasar. Promosi yang semula hanya mengandalkan rekomendasi mulut ke mulut kini berkembang pesat lewat platform digital.
Strategi ini terbukti efektif. Tak hanya pelanggan dari Berau, kini pesanan datang pula dari luar daerah. Keberadaan Dhe Saluna di dunia digital juga membantu membangun brand awareness, menjadikannya salah satu UMKM lokal yang adaptif di era serba online.
Seperti pelaku UMKM lainnya, Dhe Saluna juga menghadapi sejumlah kendala, mulai dari keterbatasan modal, fluktuasi harga bahan baku, hingga ketatnya persaingan. Namun semua itu dihadapi dengan sikap disiplin dan strategi yang matang.
Pemilik Dhe Saluna memilih untuk memperketat pengelolaan keuangan, mencari pemasok alternatif agar biaya produksi lebih efisien, dan terus berinovasi dalam produk maupun pelayanan. Saat pandemi, usaha ini sempat terpukul, namun justru melahirkan gebrakan baru lewat penjualan online yang kini menjadi andalan.
Dhe Saluna juga pernah mendapat kesempatan mengikuti pelatihan yang diadakan pemerintah dan lembaga pendukung UMKM. Pelatihan tersebut membuka wawasan baru dalam mengelola bisnis, meski akses permodalan dinilai masih menjadi tantangan tersendiri.
“Kami berharap pemerintah bisa lebih mempermudah akses modal dan memberikan pendampingan yang berkelanjutan. Dengan begitu, UMKM seperti kami bisa fokus berinovasi dan meningkatkan daya saing,” ujarnya penuh harap.
Melihat antusiasme pasar yang terus meningkat, Dhe Saluna berencana menambah kapasitas produksi, memperluas varian produk, serta membuka jaringan pemasaran barubaik offline maupun online.
Cita-cita jangka panjangnya, usaha ini bisa membuka lapangan kerja bagi warga sekitar dan menjadi contoh inspiratif bagi pelaku usaha kecil lainnya di Berau.
“Saya ingin Dhe Saluna tidak hanya dikenal karena produknya, tapi juga karena semangatnya bahwa dari usaha kecil pun bisa lahir sesuatu yang besar,” pungkasnya.
Bagi masyarakat yang ingin mencicipi atau memesan produk-produk Dhe Saluna, dapat langsung menghubungi 0813-4656-9306 atau datang ke alamat Jalan Pulau Derawan, Gang Al-Falah Nomor 70, Berau.
Dhe Saluna bukan sekadar brand lokal ia adalah simbol ketekunan, inovasi, dan semangat wirausaha yang lahir dari rumah, tumbuh bersama cinta, dan kini siap menembus pasar yang lebih luas.
