banner 728x250
Berita  

Dinas Koperasi dan UKM Gelar Pembukaan Competition Welcome Drink

Samarinda, Borneo Post- Dinas Koperasi dan UKM menggelar acara Pembukaan Competition Welcome Drink dalam rangka pemberdayaan UMKM. Yang berlokasi di ruang Birah-Birahan, Hotel Mesra Internasional, Jalan Pahlawan No. 1, Samarinda. Pada Sabtu (17/02/2024).

Sam Syaimun, Asisten 2 Kota Samarinda menjelaskan jika langkah ini dapat menjadi formula yang nantinya akan dijadikan sebagai simbol bagi Kota Samarinda khususnya dibidang kuliner.

“Di lingkungan Pemkot Samarinda, biasanya yang menjadi suguhan untuk tamu yang pertama kali datang ke Balai Kota dan sebagainya itu menggunakan wedang jahe.
Mudah-mudahan dengan kegiatan pada hari ini ada minuman lain yang lebih variatif dan khas Samarinda, kemudian nantinya akan di branding atau dipatenkan sebagai minuman khas dari Kota Samarinda. Nantinya mungkin sebagai pengganti alternatif wedang jahe yang biasanya dijadikan suguhan untuk tamu-tamu kita di Balai Kota,” ucapnya.

Ia mengatakan, jika rangkaian kegiatan dan pelatihan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Samarinda bertujuan untuk meningkatkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya di Kota Samarinda.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita untuk meningkatkan UMKM di Samarinda. Apalagi jika dikaitkan dengan Insya Allah kedatangan Presiden, dalam rangka upacara di IKN, Kota Samarinda dan Balikpapan akan disiapkan untuk menerima tamu-tamu sejak bulan juni-juli. Tentunya akan banyak manfaatnya untuk lebih mengenalkan produk unggulan UMKM Samarinda kepada wisatawan regional maupun Internasional,” tambahnya.

Ia berharap, agar UMKM dapat terus berinovasi dalam membangun jiwa kompetitif untuk kemajuan sektor-sektor yang telah dibangun melalui event serta pelatihan.

Terakhir, menurut Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian, Nurrahmani, bagi kontestan yang mengikuti kegiatan tersebut, akan diseleksi dan akan diberitahukan apa saja yang akan diterima oleh para peserta.

“Jumlah partisipan sebenarnya ada 30 peserta, namun hanya tersisa 27. Setelah technical meeting ada 3 yang mengundurkan diri, tetapi sudah ada yang mengisi kembali kekosongan tersebut. Kemudian untuk 10 terbaik yang akan berkompetisi selanjutnya, lainnya yang berkompetisi akan kita beri penghargaan, resepnya kita tetap minta untuk memperkaya khazanah minuman di Samarinda,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *