SAMPIT, BorneoPost – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit mencatatkan prestasi kinerja gemilang sepanjang tahun 2025. Sejumlah indikator strategis, mulai dari realisasi anggaran, penerimaan negara, hingga pelayanan kepelabuhanan, menunjukkan capaian signifikan yang melampaui target nasional.
Pada Tahun Anggaran 2025, realisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) KSOP Kelas III Sampit mencapai 99,94 persen. Angka tersebut melampaui target yang ditetapkan Kementerian Perhubungan sebesar 98 persen. Tak hanya itu, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga mencetak rekor tertinggi dengan realisasi mencapai 135 persen.
Kepala KSOP Kelas III Sampit, Hotman Siagian, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran yang mengedepankan integritas, pelayanan humanis, serta sinergi dengan para pemangku kepentingan di Pelabuhan Sampit.
“Keberhasilan ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kolaborasi, serta menjaga profesionalisme dalam tata kelola kepelabuhanan. Capaian ini harus dipertahankan dan ditingkatkan pada 2026,” tegas Hotman.
Dari sisi pelayanan teknis, sepanjang 2025 KSOP Kelas III Sampit menerbitkan 2.954 sertifikat kapal, meningkat 56 persen dibandingkan tahun 2024. Aktivitas keluar masuk kapal dan bongkar muat mencapai 16.206.406 ton atau naik 55,73 persen. Kunjungan dan keberangkatan kapal tercatat 9.493.390, meningkat 34,33 persen dibanding tahun sebelumnya.
Meski jumlah penumpang naik-turun kapal mengalami penurunan sebesar 17,63 persen, total keseluruhan layanan justru meningkat signifikan hingga 46,57 persen. Hal ini mencerminkan peningkatan intensitas dan efektivitas pelayanan kepelabuhanan di wilayah Pelabuhan Sampit.
Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan publik, KSOP Kelas III Sampit juga mendorong inovasi digital melalui SI-JELAWAT (Sistem Jaringan Layanan dan Wadah Aspirasi Terpadu). Sistem ini menjadi sarana monitoring dan evaluasi pelayanan yang transparan, responsif, dan akuntabel.
Capaian tersebut menuai apresiasi luas dari berbagai pihak. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur, Raihansyah, menilai kolaborasi KSOP dengan pemerintah daerah berjalan sangat sinergis, terutama dalam menyukseskan Posko Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Apresiasi serupa disampaikan General Manager Pelayanan Terminal PT Pelindo Regional Sampit, Tri Purbo Waluyojati, yang menyebut capaian realisasi DIPA dan PNBP sebagai cerminan kinerja solid yang berdampak langsung pada peningkatan pelayanan pelabuhan.
Dukungan juga datang dari sektor angkutan penumpang dan pelayaran. Kepala Cabang PT PELNI Sampit, Siti Nafila, menyebut kinerja KSOP Kelas III Sampit di bawah kepemimpinan Hotman Siagian sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah. Sementara Ketua Asosiasi TUKS/Tersus Pelabuhan Sampit, H. Rusdi, menyoroti kepemimpinan yang aktif turun ke lapangan demi menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran.
Menutup tahun 2025, KSOP Kelas III Sampit menegaskan komitmen untuk terus memperkuat digitalisasi layanan kepelabuhanan melalui berbagai sistem nasional, meningkatkan pengawasan keselamatan dan perlindungan lingkungan maritim, serta memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder guna mewujudkan pelayanan pelabuhan yang profesional, humanis, dan berkelanjutan.
