banner 728x250

Lobi Kementrian Tambah 57 BTS, Kominfo Berau : Kalau Berhasil Berau Bebas Blank Spot

TANJUNG REDEB,Borneo Post – Meski program 1000 titik wifi gratis oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau sudah teraplikasi secara keseluruhan pada 2023 lalu, namun hal itu masih menyisakan beberapa wilayah blank spot.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi menuturkan, program wifi tersebut tak hanya berhenti disitu saja, namun pihaknya akan melanjutkan kembali pada tahun 2024 ini. Pasalnya, masih terdapat wilayah Bumi Batiwakkal hingga kini belum terjamah jaringan, khususnya daerah pedalaman.

“Progres kita itu di dua kampung Kecamatan Kelay, Kampung Long Laay dan Long Lamcin, kemudian Kecamatan Maratua juga. Untuk penambahan wifi itu sekitar 10 titik,” jelasnya, Senin (15/1/2024)

Ia menjelaskan, Kecamatan Kelay dan Maratua dinilai masih memerlukan penambahan perkuatan sinyal. Sebab kawasan tersebut, dianggap memiliki daya sinyal yang rendah. Sehingga, pihaknya menilai harus menambahkan Vsat, guna mendukung jaringan internet.

“Untuk sinyal sendiri masih mengandalkan radio, tapi jaringan itu tidak kuat, dan akan diganti dengan Vsat,” paparnya.

Terlebih, Kecamatan Kelay dan Kecamatan Maratua masih memerlukan perhatian khusus terkait susah jaringan, ditambah kondisi geografis yang sulit, sehingga realisasinya pun terkendala. Dengan kondisi yang dihadapi pihaknya, menjadi alasan hingga saat ini Kabupaten Berau baru memiliki 47 Base Transceiver Station (BTS) dengan luasan wilayah 36 ribuan kilometer.

“Daerah Pulau Jawa saja, salah satu kabupaten dengan luasan 5 ribu kilometer terpasang 200 BTS. Sedangkan Berau hanya 47 saja,” ujarnya.

Namun demikian, pihaknya saat ini tengah melakukan pengajuan dengan Kemetrian Komunikasi dan Informatika untuk penambahan 57 BTS di Kabupaten Berau.” Kalau itu berhasil, sangat memungkinkan Berau bebas blank spot,” pungkasnya.(PiN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *