Pelaku Ekraf Berau Diimbau Manfaatkan Libur Nataru untuk Dongkrak Pendapatan

BERAU, BorneoPost – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Kabupaten Berau didorong untuk memanfaatkan momentum tersebut guna meningkatkan pendapatan. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menilai periode libur panjang ini menjadi kesempatan strategis untuk mempromosikan produk lokal sekaligus meningkatkan volume penjualan.

Menurut Gamalis, Berau merupakan salah satu daerah penopang pariwisata di Kalimantan Timur. Setiap masa liburan, arus kunjungan wisatawan biasanya mengalami lonjakan signifikan. Kondisi ini diyakini dapat memberi dampak positif terhadap geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.

“Berau ini daerah penopang wisata di Kaltim. Saat libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru, pengunjung pasti meningkat. Ini momen bagus bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan penjualan,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain menguntungkan pelaku usaha secara langsung, perputaran ekonomi pada periode Nataru juga berkontribusi pada pendapatan daerah melalui sektor pajak. Karena itu, pelaku ekraf diminta memahami bahwa geliat usaha mereka memiliki peran penting dalam mendukung visi pembangunan ekonomi yang digagas pemerintah, terutama di sektor pariwisata dan pemberdayaan masyarakat lokal.

“Banyak pihak akan kecipratan manfaat saat libur Nataru, mulai penyedia jasa transportasi, pemandu wisata, pedagang makanan, hingga penjual oleh-oleh. Namun semuanya harus dilakukan dengan cara yang jujur,” tegasnya.

Selain mendorong peningkatan ekonomi, Gamalis juga mengingatkan para pengelola destinasi wisata agar memastikan standar keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung selama libur akhir tahun. Ia menegaskan, keselamatan wisatawan harus menjadi prioritas.

“Kami tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena itu, pengelola wajib menyediakan fasilitas yang aman dan nyaman bagi pengunjung,” tandasnya.

Arifin/Adv

Exit mobile version