BERAU, BorneoPost – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Berau periode 2025–2030, dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat. Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi upaya penguatan tata kelola pemerintahan dari tingkat kampung hingga kabupaten.
Acara pelantikan dihadiri jajaran pejabat Pemkab Berau, perwakilan organisasi masyarakat, serta perangkat desa dari berbagai kecamatan. Plt Asisten II Sekretariat Kabupaten (Setkab) Berau, Warji, yang hadir mewakili Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa PPDI memiliki peran strategis dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, dan berpihak pada masyarakat desa.
“Organisasi ini merupakan wadah bagi perangkat desa untuk berkumpul, berkoordinasi, dan bertukar pikiran. PPDI bukan hanya tempat berhimpun, tetapi juga sarana untuk memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Warji dalam sambutannya.
Menurutnya, keberadaan PPDI tidak sekadar sebagai organisasi profesi, melainkan juga motor penggerak sinergi pemerintahan di tingkat bawah. Perangkat desa, kata dia, merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan kebijakan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas, profesionalitas, dan solidaritas antarperangkat desa menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.
“Perangkat desa adalah wajah pertama pemerintah di mata masyarakat. Kinerja mereka menentukan kepercayaan publik terhadap pemerintah secara keseluruhan. Maka, penting bagi PPDI untuk hadir sebagai lembaga yang memperkuat kapasitas dan etos kerja seluruh perangkat desa,” tegasnya.
Warji juga mengingatkan bahwa tantangan pemerintahan desa ke depan semakin kompleks. Mulai dari pengelolaan dana desa, transparansi anggaran, hingga pemberdayaan masyarakat lokal menuntut perangkat desa untuk bekerja dengan prinsip akuntabilitas dan kolaborasi lintas sektor.
“Kita ingin agar sinergi antara perangkat desa, lembaga adat, organisasi masyarakat, dan pemerintah kabupaten berjalan semakin kuat. Karena membangun pemerintahan yang kokoh tidak bisa hanya dilakukan dari atas, tapi harus dimulai dari akar dari desa,” ujarnya menambahkan.
Ia menutup sambutannya dengan harapan agar kepengurusan PPDI Berau periode 2025–2030 mampu menjadi mitra pemerintah dalam membangun desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.
“Melalui sinergi yang baik, kita ingin lembaga dan organisasi desa terus solid, tidak hanya fokus pada administrasi, tetapi juga berperan aktif dalam memperkuat fondasi pemerintahan dan mempercepat kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Pelantikan pengurus PPDI Berau ini menandai babak baru bagi perangkat desa dalam memperkuat perannya sebagai garda terdepan pembangunan. Dengan semangat kebersamaan dan profesionalitas, PPDI diharapkan mampu menjadi jembatan antara aspirasi masyarakat desa dan kebijakan pemerintah daerah, menuju tata kelola pemerintahan yang semakin responsif dan berkeadilan.
Arifin/Adv
