BERAU, Borneopost – Kepengurusan baru Gerakan Pramuka Kabupaten Berau resmi memulai masa bakti 2026–2031 setelah dilantik di Balai Mufakat, Selasa (4/8/2026). Momentum tersebut menjadi awal penguatan peran Pramuka dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Dalam prosesi pelantikan yang dipimpin Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Timur, Fachruddin Djaprie, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dikukuhkan sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab). Sementara itu, kepemimpinan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Berau kini dipercayakan kepada Syarifatul Syadiah.
Acara tersebut turut dihadiri jajaran pengurus Gerakan Pramuka dari berbagai tingkatan serta para tamu undangan yang memberikan dukungan terhadap kepengurusan baru di Bumi Batiwakkal.
Dalam sambutannya, Sri Juniarsih menekankan bahwa kepengurusan yang baru diharapkan mampu menghadirkan program-program yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa mengesampingkan nilai-nilai dasar yang menjadi identitas Gerakan Pramuka.
Menurutnya, inovasi dalam menyusun program kerja penting dilakukan agar organisasi tetap relevan dengan kebutuhan generasi muda. Namun, seluruh kegiatan harus tetap berorientasi pada tujuan utama Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter.
“Tentu tanpa meninggalkan jati diri Pramuka sebagai organisasi pembentuk karakter yang luhur,” ujarnya.
Sri menilai keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kualitas karakter yang dimiliki setiap individu. Karena itu, pendidikan dan pembinaan karakter harus berjalan beriringan agar mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul sekaligus berakhlak baik.
“Setinggi apa pun pendidikan seseorang, akan kurang bermakna jika tidak diimbangi karakter yang baik. Pendidikan harus mampu membentuk pribadi yang memiliki integritas, etika, dan tanggung jawab,” katanya.
Sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang, Sri menegaskan komitmennya untuk mendukung kemajuan Gerakan Pramuka di Kabupaten Berau. Ia memandang amanah tersebut bukan sekadar posisi kehormatan, melainkan tanggung jawab dalam memastikan Pramuka terus berkembang sebagai organisasi pendidikan nonformal yang mampu mencetak generasi muda yang mandiri, nasionalis, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial.
Ia juga mengajak seluruh jajaran pengurus untuk menjalankan roda organisasi secara profesional dengan berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), sekaligus memastikan setiap program kerja memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat.
“Saya berharap seluruh pengurus dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga soliditas organisasi, dan menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang mampu membentuk karakter generasi muda Berau menjadi lebih baik,” pungkasnya.
Arifin/Adv
