Wabup Gamalis Ingatkan Warga: Jangan Biarkan Fasilitas Umum Cepat Rusak karena Kurang Kepedulian


TANJUNG REDEB, BorneoPost  – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyoroti rendahnya kepedulian sebagian masyarakat terhadap fasilitas umum (fasum) yang telah dibangun pemerintah daerah. Ia mengingatkan, tanpa rasa memiliki dan tanggung jawab bersama, berbagai fasilitas publik yang menelan anggaran besar bisa cepat rusak dan kehilangan manfaatnya.

“Fasilitas umum itu dibangun untuk kepentingan bersama. Kalau dijaga dan dirawat, tentu bisa dinikmati lebih lama,” ujar Gamalis saat ditemui, Jumat (10/10/2025).

Menurutnya, pemerintah daerah setiap tahun mengalokasikan dana cukup besar untuk membangun sarana publik seperti taman, jalan, jembatan, dan lapangan olahraga. Namun, upaya tersebut kerap tidak diimbangi dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkannya.

“Kita ingin masyarakat punya rasa memiliki. Sayang kalau fasum yang baru dibangun cepat rusak hanya karena kurang peduli atau ulah oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Gamalis mencontohkan, sejumlah taman dan sarana olahraga di beberapa kecamatan mengalami kerusakan akibat kurangnya perawatan dan tindakan vandalisme. Kondisi ini, katanya, tidak hanya merugikan pemerintah, tetapi juga masyarakat sendiri yang kehilangan akses terhadap fasilitas yang seharusnya bermanfaat.

“Kalau rusak, yang dirugikan masyarakat juga. Pemerintah bisa membangun, tapi menjaga dan merawat harus jadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari banyaknya proyek yang selesai, tetapi juga dari seberapa lama manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, ia mendorong partisipasi aktif warga untuk melaporkan bila ada fasilitas publik yang rusak, agar segera bisa ditindaklanjuti.

“Pemkab akan terus berusaha menyediakan yang terbaik. Tapi keberlanjutan itu bergantung pada kepedulian masyarakat sendiri,” ujar Gamalis.

Menutup keterangannya, Gamalis mengajak seluruh warga Berau untuk menumbuhkan budaya menjaga fasilitas publik sebagaimana menjaga milik pribadi.

“Mari sama-sama kita jaga, supaya anak cucu kita nanti juga bisa menikmatinya,” pungkasnya.

Arifin/Adv

Exit mobile version