BERAU, BorneoPost – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur 2026 pada November mendatang, DPRD Berau mulai menyoroti kesiapan para atlet. Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, mengingatkan seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) agar tidak menganggap enteng proses persiapan.
Ia menegaskan, keberhasilan di ajang olahraga tidak lahir secara instan, melainkan melalui latihan yang konsisten, terukur, dan disiplin tinggi.
“Tidak ada prestasi yang datang tiba-tiba. Semua butuh proses panjang dan komitmen. Atlet harus dipersiapkan sejak sekarang dengan program yang jelas,” ujarnya.
Menurutnya, waktu yang tersisa menjelang Porprov harus dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas atlet, baik dari aspek teknik, fisik, maupun strategi bertanding. Ia juga mengingatkan agar setiap cabor tidak cepat berpuas diri dengan capaian sebelumnya.
“Rasa puas justru bisa menjadi penghambat. Kita ingin ada peningkatan performa di setiap kesempatan,” tegasnya.
Selain kemampuan teknis, Sutami menyoroti pentingnya pembinaan mental atlet. Ia menilai, tekanan saat bertanding kerap menjadi faktor penentu yang membedakan antara kemenangan dan kekalahan.
“Sering kali atlet punya kemampuan, tapi mentalnya belum siap menghadapi tekanan. Ini yang harus dibenahi sejak sekarang,” katanya.
Ia pun mendorong agar setiap cabor menjalankan program latihan yang terstruktur disertai evaluasi berkala, sehingga perkembangan atlet dapat terpantau secara jelas. Tak kalah penting, sinergi antara pengurus, pelatih, dan pemerintah daerah harus diperkuat untuk mendukung target prestasi.
DPRD Berau, lanjutnya, tidak ingin keikutsertaan atlet hanya bersifat partisipatif. Lebih dari itu, ia berharap kontingen Berau mampu tampil kompetitif dan membawa pulang prestasi yang membanggakan.
“Kita ingin atlet Berau tampil maksimal dan membawa nama daerah dengan hasil terbaik. Itu yang menjadi harapan seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Arifin/Adv












