banner 728x250

DPRD Berau Minta Pengendalian Inflasi Dibuktikan dengan Stabilitas Harga di Pasar

BERAU, BorneoPost – DPRD Berau meminta pemerintah daerah tidak hanya berpatokan pada laporan angka inflasi saat menyampaikan kondisi ekonomi kepada masyarakat. Stabilitas harga kebutuhan pokok di pasar dinilai menjadi ukuran paling nyata yang dirasakan langsung warga dalam kehidupan sehari-hari.

Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, mengatakan klaim pemerintah terkait inflasi yang masih terkendali harus dibarengi dengan kondisi harga bahan pokok yang benar-benar stabil di lapangan.

Menurutnya, masyarakat akan lebih percaya terhadap kondisi ekonomi daerah apabila kebutuhan pangan mudah diperoleh dengan harga yang tetap terjangkau.

“Yang dirasakan masyarakat itu kondisi pasar. Kalau harga kebutuhan pokok masih tinggi atau sulit didapat, tentu masyarakat akan menilai situasinya belum sepenuhnya aman,” ujarnya.

Sutami menilai, keberhasilan pengendalian inflasi tidak cukup hanya berdasarkan data statistik atau laporan resmi pemerintah. Sebab, dampak inflasi paling dirasakan masyarakat ketika harga sembako mulai naik dan daya beli melemah.

Karena itu, ia meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait rutin melakukan pemantauan pasar untuk memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar dan tidak terjadi kelangkaan barang.

Menurutnya, pengawasan distribusi pangan menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas harga, terutama menjelang momen tertentu yang rawan memicu kenaikan harga kebutuhan pokok.

Ia menjelaskan, sejumlah faktor seperti cuaca ekstrem hingga meningkatnya permintaan saat hari besar keagamaan kerap menjadi penyebab terganggunya pasokan pangan di pasaran. Oleh sebab itu, langkah antisipasi harus dilakukan lebih awal agar lonjakan harga dapat ditekan.

Selain itu, Sutami juga meminta pemerintah memastikan tidak ada praktik penimbunan barang yang berpotensi memicu kenaikan harga di pasar.

Dengan stok pangan yang aman dan distribusi yang terjaga, ia meyakini stabilitas ekonomi daerah dapat tetap terpelihara dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Kalau stok pangan memang aman, maka masyarakat harus bisa merasakan langsung manfaatnya melalui harga yang stabil dan kebutuhan pokok yang mudah diperoleh,” tutupnya.

Arifin/Adv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *