TANJUNG REDEB, BorneoPost – Hari Jadi Ke-73 Kabupaten Berau dan Ke-216 Kota Tanjung Redeb menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen menjaga pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kalimantan Timur, H. Husin Djufri dan Syarifatul Syadiah, usai mengikuti Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten Berau ke-73 dan Kota Tanjung Redeb ke-216 di Gedung DPRD Berau, Senin (14/9/2026).
Husin Djufri menilai Berau masih memiliki modal besar untuk terus berkembang. Potensi sumber daya alam yg begitu besar seperti Batu Bara dan kelapa sawit ditambah lagi skrg exspor ke eropa buah kakau coklat yg terus meningkat membuat pemerintahan berau tetab bisa bertahan disaat krisis eko seperti skrg ini.
Dengan Berhasil dan Top nya Produksi buah kakau/coklat kab berau di manca negara kami sangat Mengharapkan perhatian serius dari pemerintah kab berau utk menggucurkan dana pada pembukaan lahan perkebunan dan peningkatan produksi pada jenis tanaman itu.
Harapan kami PAD dari industri tanaman ini Bisa menggantikan penghasilan yg selama ini dari sumber utama batu bara .
Kami apresiasi Pada ibu Bupati dan pemerintahn kan berau sudah Berhasil memasukkan investasi Besar 7 ,8T yg terus meningkat dan terus memperoleh penghargaan keberhasilan pembangunan
“Walaupun kita sekarang dihimpit oleh keuangan yang sulit dengan efisiensi yang ketat dari pusat, tetapi Berau tetap bisa bertahan,” ujar Husin.
Menurutnya, Berau sebelumnya mampu mencatat pertumbuhan ekonomi hingga sekitar 7 persen. Namun, saat ini pertumbuhan tersebut mengalami perlambatan hingga berada di kisaran 2,7 persen.
Ia berharap kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Pemerintah daerah, menurutnya, harus terus mengoptimalkan potensi yang dimiliki agar pertumbuhan ekonomi kembali meningkat.
Husin optimistis Berau dapat kembali memperkuat perekonomiannya pada 2027 dengan mengandalkan potensi daerah dan investasi yang terus berkembang.
“Mudah-mudahan tahun 2027 Berau cepat kembali seperti sebelumnya. Berau berjaya,” pungkasnya.












