SAMARINDA, Borneo Post – Baru-baru ini masyarakat kelurahan Karang Asam, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda dihebohkan dengan adanya ulat bulu disekitaran Taman Bebaya.
Hal ini bermula dari laporan Kewaspadaan Dini Puskesmas Karang Asam kepada DINKES (Dinas Kesehatan) Kota Samarinda mengenai masyarakatnya yang mengeluh kulitnya terdapat bintik-bintik merah, dan gatal.
“Sekitaran dua minggu lalu, kami mendapatkan laporan tentang Kewaspadaan Dini dari Puskesmas Karang Asam bahwa ada masyarakatnya termasuk juga siswa yang bersekolah di sekitaran Puskesmas yang mengalami gatal-gatal, dan ada bintik-bintik merah di kulit”, ungkap dr. Osa Rafshodia selaku Kepala Bidang P2P (Program Pengendalian dan Pemberantasan penyakit) DINKES Kota Samarinda, pada Hari Jum’at (10/11/2023)
Berdasarkan laporan tersebut, Tim DINKES bersama anggota LABKESDA (Laboratorium Kesehatan Daerah) Kota Samarinda mengunjungi masyarakat sekitaran Puskesmas untuk dilakukan uji laboratorium.
“Kami bersama tim LABKESDA dan Puskesmas langsung turun ke sana untuk melakukan uji epidemiologi, lalu dilakukanlah pemeriksaan medis yang kemungkinan bisa menyebabkan gatal. Selain itu makanan, minuman, air semua diperiksa, lingkungan sekitar juga dicek,” Lanjutnya.
Hasil pemeriksaan yang dilakukan ternyata aman, karena hal itu Tim Puskesmas dan LABKESDA meminta keterangan dari masyarakat sekitar mengenai kegiatan yang dilakukan oleh beberapa warganya sebelum terkena gangguan kesehatan yang dialami.
“Nah setelah kami tanya ke beberapa warga di situ ternyata sebelumnya si pasien ini habis berkegiatan ke Taman Bebaya, dari situ tim kami mencoba mengunjungi taman tersebut dan kami menemukan banyak ulat bulu, timbulah kecurigaan kalau gatal-gatal yang dialami pasien dari ulat bulu itu, kamipun segera memberikan laporan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Peternakan untuk menindaklanjuti hal tersebut”, kata dr. Osa Rafshodia
Laporan tersebut akhirnya diterima dan tim DLH beserta tim Dinas Peternakan langsung mengambil langkah tegas untuk menutup sementara Taman tersebut dan memusnahkan ulat bulu yang ada di Taman Bebaya Kota Samarinda.(DeL)












