Samarinda, Borneo post- Ratusan karyawan dari PT SLJ menggelar demo di depan kantor PT SLJ Global Tbk hari ini, Selasa (19/03/2024). Aksi demo ini dilakukan guna menuntut kompensasi serta gaji yang belum mereka terima.
Adapun kompensasi yang belum diterima yakni dari bulan November 2011 hingga tahun 2024 serta upah gaji dari Desember 2023 hingga sekarang yang belum terbayarkan.
Selain itu, perwakilan dari serikat pekerja, Cori menyampaikan jika semua karyawan meminta perusahaan untuk memberi kejelasan terkait upah yang belum mereka terima.
“Kompensasi dan gaji kami belum dibayar, malah perusahaan minta banding ke kami. Kami hanya ingin hak-hak kami dipenuhi,” ucap Cori.
Para karyawan yang tergabung dalam serikat pekerja mengungkapkan jika mereka telah bekerja keras untuk perusahaan, namun belum menerima kompensasi yang dijanjikan sesuai dengan kesepakatan. Mereka menyoroti jika kompensasi ini penting untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.
Begitu banyaknya kekecewaan terhadap perusahaan, mereka melampiaskannya dengan membakar seragam perusahaan yang biasa dikenakan saat bekerja.
“Percuma kami menggunakan seragam SLJ, tetapi kami tidak dianggap sebagai karyawan karena perusahaan tidak memberikan hak kami,” tambahnya.
Ia juga menambahkan jika pihaknya sudah memberikan surat permohonan terkait masalah tersebut kepada perusahaan, namun sampai sekarang tidak ada jawaban.
“Namun sampai saat ini, perusahaan belum ada inisiatif untuk membayar kompensasi dan gaji kami,” sambungnya.
Demo ini mencerminkan ketegangan antara karyawan dan manajemen perusahaan terkait dengan isu kompensasi, dan para karyawan berharap agar masalah ini dapat diselesaikan dengan adil dan transparan demi kepentingan bersama. (Delvi)
