Dilanda Amukan Puting Beliung, Enam Rumah Rusak di Kampung Semurut

TANJUNG REDEB, Borneo Post – Enam rumah rusak akibat puting beliung di Kampung Semurut, Kecamatan Tabalar, Rabu (29/5/2024).

Kepala Kampung Semurut, Zainuddin Maru mengatakan, kejadian tersebut terjadi di wilayah RT 005, sekira pukul 16.00 Wita.

“Kebetulan saat kejadian saya ada di sana. Atapnya terbang kesana kemari. Ada enam rumah rusak, tidak ada korban luka dari kejadian itu,” katanya.

Dia menyebut, saat angin puting beliung terjadi cuaca di kampungnya memang sedang tidak baik. Apalagi, sejak beberapa hari terakhir cuaca di sana sering terjadi angin kencang, dan hujan.

“Puncaknya, tadi sore (Senin.red). Ketika gerimis angin puting beliung datang,” paparnya.

Dia menyebut, kondisi angin puting beliung bukan kali pertama terjadi di kampungnya. Beberapa tahun lalu, juga pernah terjadi fenomena puting beliung.

Akibat dari kejadian itu, pihaknya sudah melaporkannya ke Mapolsek Tabalar dan pemerintah Kecamatan Tabalar, sebagai informasi sementara.

“Sudah kami laporkan. Dan itu akan kami teruskan juga ke BPBD Berau,” paparnya.

Adapun warga yang atap rumanya rusak, kata Zainuddin, sementara memilih tinggal di rumah keluarganya, yang juga berada di Semurut. Sembari memperbaiki atapnya rusak.

“Nanti juga kita usulkan bantuan untuk perbaikan. Karena ini musibah,” terangnya.

Dengan kejadian itu, dirinya berharap masyarakat di kampungnya dapat selalu waspada, dengan kondisi cuaca yang terjadi sekarang. Terutama warga yang bermukim di sekitar pesisir.

“Saya juga mengingatkan para nelayan untuk lebih berhati-hati ketika melaut. Kalau cuaca buruk sebaiknya mengurangi aktivitas untuk mencegah hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Reporter: Arifin

Exit mobile version