Samarinda, Borneo Post- Pemuda Katolik Kalimantan Timur adakan Musyawarah Komisariat Daerah (Muskomda) di Samarinda, yang digelar di Gedung Dispora Provinsi Kaltim, pada Sabtu (13/07/2024).
Marianna Tukan, selaku ketua panitia juga sebagai ketua Komda Pemuda Katolik yang terpilih, menyebut jika kegiatan musyawarah ini bertujuan untuk membentuk kepengurusan baru yaitu pemilihan Ketua Komda Kaltim periode 2024/2027.
“Ini adalah kegiatan organisasi kita yang rutin dilakukan namanya Muskomda. Yang mana kegiatan ini kita lakukan 3 tahun sekali. Karena masa kepengurusan berakhir maka kita mengadakan musyawarah ini untuk memilih kepengurusan baru”, tuturnya.
Forum ini sendiri sudah terbentuk sejak puluhan tahun yang lalu, namun karena beberapa kendala menyebabkan forum ini terlihat mati suri. ucap Marianna.
“Kalau di Samarinda ini sudah lama, dari tahun 90 an hanya saja vakumnya banyak jadi baru aktif itu tiga tahun yang lalu, semoga setelah mendapatkan kepengurusan yang baru, bisa kita lebih aktif lagi lebih menyala lagi”, jelasnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Timur serta beberapa dari perwakilan pemerintahan.
“Secara resmi mengundang pemerintah, lintas agama juga OKP (Organisasi Kemasyarakatan Pemuda) terkait. Yang tidak datang hanya dari Kabupaten Paser saja, hanya 9 Kabupaten/Kota juga Berau tidak ada karena belum terbentuk kepengurusannya”, ucap Marianna.
Dirinya menjelaskan dengan adanya forum ini diharapkan mampu menjadi berkat bagi masyarakat luas, serta membawa nilai-nilai Kekatolikan dalam melaksanakan tugas.
“Membawa altar ke masyarakat luar, membawa altar ke pasar, membawa altar ke tempat kita bekerja, ke tempat kita berkarya di luar dari pada gereja, sehingga nilai Kekatolikan itu ada. Bukan kita mengikuti arus atau tercemar, tetapi kita memberikan garam, memberikan rasa, memberikan terang. Kader-kadernya kita buat seperti itu”, jelasnya.
Di sisi lain, sebagai kandidat yang terpilih sebagai Ketua Komda Kaltim periode 2024/2027, Marianna Tukan, menyebut dirinya akan siap memberikan tanggung jawabnya selama menjabat sebagai ketua.
“Pastinya bersyukur, pastinya senang juga dan cuman tetap waspada karena tanggung jawabnya semakin besar, kalau kemarin hanya sebagai sekretaris kita support semua yang Ketua butuhkan, sekarang kita di atasnya, jadi tanggung jawabnya bertambah”, sambungnya.
“Semoga boleh mengemban tugas berat ini tetapi Saya percaya nanti dengan kepengurusan yang ada dengan orang-orang yang kompeten, Saya yakin segala program yang akan kita buat selama kepengurusan ini sebenarnya tidak perlu muluk-muluk, dan bisa berjalan dengan baik”, tambahnya.
Terakhir dirinya berharap forum ini dapat dikenal oleh masyarakat dan dapat menjadi pedoman khususnya anak muda Katolik.
“Semoga kedepannya pemuda Katolik semakin dikenal, bukan hanya tentang mentereng-menterengnya, tetapi tentang kasihnya, tentang kerja-kerja Kekatolikannya”, pungkasnya. (Delvi)
