BERAU, BorneoPost – Keindahan alam saja tak cukup untuk mendongkrak pariwisata Berau. Kebersihan kawasan wisata menjadi faktor penting yang menentukan kenyamanan sekaligus kesan wisatawan selama berada di Bumi Batiwakkal.
Wakil Bupati Berau Gamalis menegaskan, menjaga kebersihan destinasi bukan semata tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh pihak, mulai dari OPD, masyarakat, pelaku usaha hingga wisatawan.
“Kebersihan ini menjadi salah satu penunjang pariwisata. Kalau tempat wisatanya bersih, tentu wisatawan akan merasa lebih nyaman,” ujar Gamalis. Senin (7/9/2026).
Menurutnya, Berau memiliki beragam destinasi wisata bahari, alam dan budaya. Potensi tersebut harus diimbangi pengelolaan kawasan yang baik, termasuk memastikan persoalan sampah tidak mengganggu keindahan destinasi.
Gamalis meminta seluruh OPD ikut mengambil peran menjaga kebersihan kawasan wisata. Langkah tersebut tidak harus melalui program besar, tetapi dapat dimulai dari kepedulian dan kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
“Harus ada kepedulian dari semua pihak, termasuk OPD dan pihak lainnya. Jangan sampai kawasan wisata kita bagus, tetapi kebersihannya tidak terjaga,” tegasnya.
Ia mengingatkan, sampah yang tidak tertangani dapat menurunkan nilai estetika destinasi dan meninggalkan kesan kurang baik bagi wisatawan.
Karena itu, masyarakat dan pelaku pariwisata diminta ikut menjaga lingkungan. Kebersihan dinilai menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing destinasi sekaligus memperbesar manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Ini bukan hanya tugas pemerintah. Masyarakat dan semua pihak yang berada di kawasan wisata juga harus ikut menjaga,” katanya.
Gamalis berharap wisatawan yang datang tidak hanya menikmati destinasi, tetapi juga membawa kesan positif sehingga tertarik kembali dan merekomendasikan wisata Berau kepada orang lain.
Arifin/Adv
