Samarinda, Borneo Post- Puguh Harjanto, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), memberitahukan pencapaian yang diperoleh dari Investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Kaltim pada triwulan IV tahun 2023. Pada konferensi pers di Ruang Wiek Diskominfo Kalimantan Timur (Kaltim), di Jalan Basuki Rahmat Samarinda, Jumat (16/02/2024) lalu.
“Ivestasi yang telah diperoleh telah mencapai Rp 22,14 Triliun, menunjukkan pertumbuhan signifikan dari pada tahun sebelumnya,” pungkasnya.
Investasi yang paling tinggi diantaranya, Kota Balikpapan dengan jumlah Rp 7,63 triliun atau 47,64%, Kabupaten Kutai Kartanegara Rp. 1,83 triliun (11,43%), dan Kabupaten Berau Rp. 1,62 triliun (10,17 %).
Pencapaian ini telah melampaui target triwulan IV tahun 2023, dan memberikan kontribusi positif terhadap target investasi tahunan sebesar Rp. 64,5 triliun.
Sementara itu, hal ini diikuti dengan perekrutan tenaga kerja. Dengan peringkat tertinggi diraih oleh Kabupaten Kutai Timur, dengan jumlah 1.956 orang. Selain Kutim ada juga Kabupaten Kukar dan Berau.
“Selain itu, investasi asing juga turut berkontribusi dengan jumlah PMA sebesar USD 414,08 juta atau sekitar Rp 6,12 triliun,” pungkasnya.
Kalimantan Timur menobatkan posisinya sebagai magnet investasi dan pendorong pertumbuhan ekonomi di wilayahnya. Dengan realisasi mencapai 34,34% dari target tahunan, dan kumulatif sepanjang tahun 2023 mencapai Rp 71,89 triliun atau 111,47%. (Delvi)
