BERAU, BorneoPost – Kreativitas generasi muda tidak cukup hanya diberi ruang, tetapi juga membutuhkan dukungan agar mampu berkembang dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Semangat inilah yang diusung melalui penyelenggaraan Karrap Fest 2026 di Kabupaten Berau.
Pemerintah Kabupaten Berau turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan menyaksikan Karrap Fest 2026 yang dinilai bukan sekadar festival hiburan, melainkan ruang bagi anak muda untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan bakat, sekaligus memperkenalkan potensi seni dan budaya daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Sri Juniarsih melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, @srimaksir. Dalam video tersebut, ia tampil mengenakan busana adat khas daerah sembari menyampaikan pesan dukungan terhadap kreativitas generasi muda Berau.
“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Bupati Berau mengajak seluruh masyarakat untuk menghadiri dan menyaksikan Karrap Fest 2026, yang menjadi salah satu wadah kreativitas pemuda dalam pengembangan seni budaya dan penggerak ekonomi kreatif daerah,” ujarnya.
Sri Juniarsih berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga ikut memberikan apresiasi dan dukungan terhadap karya-karya anak daerah. Menurutnya, ruang kreativitas seperti ini penting untuk membangun kepercayaan diri generasi muda sekaligus membuka kesempatan bagi talenta lokal agar semakin dikenal.
“Mari bersama kita dukung karya anak daerah untuk Berau yang semakin kreatif, maju, dan berdaya saing,” ajaknya.
Di balik semangat kreativitas tersebut, Karrap Fest 2026 juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Ketua Abisia Creative, Suriyadi atau yang akrab disapa Uya, menyebut festival ini memiliki peluang besar untuk menggerakkan aktivitas perekonomian masyarakat.
Menurutnya, penyelenggaraan festival tidak hanya memberikan ruang bagi pelaku seni dan komunitas kreatif, tetapi juga membuka kesempatan usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang, serta sektor usaha pendukung lainnya.
Kehadiran pengunjung selama kegiatan berlangsung diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi. Mulai dari penjualan produk UMKM, makanan dan minuman, hingga berbagai kebutuhan lainnya yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai peluang usaha.
Dengan demikian, manfaat penyelenggaraan festival diharapkan tidak hanya dirasakan peserta maupun pengisi acara, tetapi juga masyarakat yang turut mengambil bagian dalam aktivitas ekonomi selama kegiatan berlangsung.
Mengusung tema “Muda Berkarya, Gerak Ekonomi Kreatif!”, Karrap Fest 2026 membawa pesan bahwa kreativitas anak muda dapat menjadi salah satu kekuatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Uya berharap dukungan pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat dapat menjadikan Karrap Fest sebagai wadah pengembangan talenta lokal yang berkelanjutan. Sebab, keberhasilan sebuah festival tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari seberapa besar ruang yang diberikan kepada anak daerah untuk berkarya dan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat.
“Harapannya, Karrap Fest tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi bisa menjadi ruang berkelanjutan bagi anak muda untuk menunjukkan kreativitas sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat Berau,” pungkasnya.












