BERAU, BorneoPost – Persoalan BBM di Kabupaten Berau bukan semata soal pasokan. Bagi masyarakat di sejumlah wilayah pedalaman, mendapatkan BBM juga berarti menempuh jarak panjang karena fasilitas pengisian resmi belum tersedia secara merata.
Kondisi itu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Pemkab kini mewacanakan penambahan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), terutama di wilayah yang dinilai masih minim akses.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan, pemerataan fasilitas SPBU diperlukan agar masyarakat di pedesaan memperoleh kemudahan yang sama dalam mendapatkan BBM.
“Kita ada wacana untuk menambah SPBU supaya masyarakat yang ada di pedesaan pun juga mendapatkan hak yang sama dengan masyarakat yang ada di kota,” ujarnya, Rabu (1/9/2026).
Sri menyebut, fasilitas SPBU saat ini masih terkonsentrasi di kawasan perkotaan. Di empat kecamatan yang berada di sekitar pusat pemerintahan, terdapat delapan SPBU.
Sebaliknya, sejumlah kecamatan lainnya masih menghadapi keterbatasan akses. Jarak yang jauh dari fasilitas pengisian membuat masyarakat harus mengalokasikan waktu dan biaya lebih untuk memenuhi kebutuhan BBM.
“Terus terang, untuk di empat kecamatan yang terdekat itu ada delapan SPBU. Tetapi untuk di kecamatan-kecamatan yang lain, ada sebagian yang jauh dari SPBU,” jelasnya.
Dua wilayah yang menjadi perhatian, yakni Kecamatan Segah dan Kelay. Pemkab menilai keberadaan SPBU di kawasan tersebut dapat memangkas jarak masyarakat sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi.
Untuk merealisasikan rencana itu, Pemkab Berau membuka peluang kolaborasi dengan pihak swasta. Sebab, pembangunan SPBU membutuhkan investasi dan dukungan dari berbagai pihak.
“Tadi sudah komunikasi, ada wacana untuk menambah SPBU yang baru dengan mungkin koordinasi dengan pihak-pihak swasta,” katanya.
Pemkab Berau selanjutnya akan mematangkan rencana tersebut, termasuk memetakan lokasi yang paling membutuhkan fasilitas pengisian BBM. Pemerataan akses diharapkan tidak hanya mengurangi beban masyarakat pedalaman, tetapi juga memperkuat pergerakan ekonomi di wilayah desa.
Arifin/Adv












