Berita  

Tumbuk Caleg bersama Kalangan Anak Muda Samarinda

Samarinda, Borneo Post- Kumpulan beberapa komunitas anak muda di Samarinda menggelar acara dengan tema “Tumbuk Caleg” yang berlangsung di Cafe Pojok Juanda, Jalan Juanda 4, Samarinda Ulu, Kota Samarinda.

Banyak dari kalangan anak muda yang hadir dalam acara ini. Selain itu, kegiatan ini mengundang perwakilan calon legislatif muda dari beberapa partai yaitu PKS, PSI, PDIP, Buruh dan Demokrat.

“Yang hadir hampir semuanya anak muda, organisasi, komunitas utamanya Samarinda, personal, antar teman semuanya itu kita undang, influenser-influenser juga kita undang,” ucap Safran Achmad selaku Ketua Panitia.

Ia mengatakan acara ini bertujuan untuk menambah pengetahuan serta mengajak anak muda untuk lebih perduli tentang kehidupan berpolitik khususnya ditingkat Kota Samarinda.

“Kita pasti awalnya di Kota dulu, di wilayah sekitaran kita. Itu yang harusnya kita kenalin, kita cari gagasannya apa?, itu yang memperjuangkan kita mengenai apa yang mau disampaikan di DPR nanti,” tuturnya.

Selain itu, menurut Safran karena maraknya informasi mengenai Pemilu Presiden yang akan datang, membuat anak muda zaman sekarang mengabaikan apa yang terjadi di dunia politik di Kota sendiri khususnya Samarinda.

“Kenapa DPRD kota? Karena selama ini too much informasi tentang presiden RI, tapi kita gak tau tentang Kota Samarinda padahal itu paling dekat dengan kita,” tambahnya

Menurut Hanna Pertiwi, salah satu panitia pelaksana menjelaskan alasan diberikan tema “Tumbuk Caleg” Pada acara ini adalah untuk menarik minat khususnya dikalangan anak muda untuk mengikuti acara tersebut.

“Kenapa acara ini disebut Tumbuk Caleg? Karena ini identik dengan Kota Samarinda. Istilah kata “ku tumbuk nih lah ikam” Jadi betumbuk itu dipakai agar nyaman didengar, tidak terlalu berat karena soal politik. Khawatirnya orang tidak mau datang takutnya monoton dan membosankan,” ucap Hanna.

Hanna juga mengatakan, jika anak muda itu harus berani bersikap, jangan oportunis, tidak mengambang, agar tau ke mana arahnya. Karena yang buat anak muda hari ini terpecah belah dan tidak punya pendirian yaitu tidak memiliki konsistensi. Nah dengan adanya gerakan ini semoga teman -teman anak muda berani melakukan sebuah gerakkan yang kuat dan berani. (deL)

Exit mobile version