Samarinda, Borneo Post- Andi Harun memberikan sambutan serta membuka secara resmi kegiatan Kick-Off Meeting Konsultan Proyek KPBU Pengembangan RSUD Inche Abdoel Moeis Kota Samarinda tahun 2024. Yang berlokasi di ruang mangkupelas, lantai 2, Balai Kota Samarinda, Selasa (16/01/2924).
Dalam sambutanya Andi Harun menjelaskan pemerintah Kota Samarinda telah merencanakan pembangunan infrastruktur salah satunya pengembangan RSUD Inche Abdoel Moeis melalui skema kerjasama pemerintah dengan badan usaha.
“RSUD Abdoel Moeis merupakan Rumah Sakit pemerintah yang sedang dalam tahap pengembangan ke taraf internasional yang akan berpotensi menjadi rujukan regional provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan Rumah Sakit Abdoel Moeis telah direncanakan menjadi Rumah Sakit kelas B standar internasional di mana akan didorong sebagai Center Of Excellence atau tempat mahasiswa untuk belajar dan mengasah kemampuan khususnya mahasiswa bidang kesehatan.
“Rumah Sakit ini juga telah direncanakan menjadi Rumah Sakit kelas B standar internasional yang didorong sebagai Center Of Excellence”
Wali Kota Samarinda juga menambahkan bahwa pengembangan proyek RSUD tersebut tentunya mendukung pencapaian sasaran visi Indonesia 2045 dan misi Nawacita yang telah dicanangkan oleh presiden sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJM) 2020 – 2024.
“Proyek pengembangan RSUD Abdoel Moeis telah dicanangkan oleh presiden RI dalam RPJM 2020-2024 dua diantaranya adalah pembangunan Sumber Daya Manusia berupa penyediaan dasar kesehatan dan pendidikan tinggi”, tambahnya.
Ia juga berharap dengan diselenggarakan acara ini dapat membuat seluruh pemangku kepentingan memahami dengan jelas tujuannya, ruang lingkup, serta pelaksanaan proyek ini bisa mencapai tujuan dan Ia juga mengimbau agar semua pihak yang terkait terus menjalin komunikasi yang baik bersama tim dalam menyiapkan fasilitas proyek KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Bada Usaha) RSUD I. A. Moeis Kota Samarinda. (deL)
