DPRD Berau Ingatkan Perusahaan Bayarkan THR Tepat Waktu

TANJUNG REDEB, Borneopost – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Anggota DPRD Berau, Sakirman, mengingatkan seluruh perusahaan di wilayah Kabupaten Berau agar tidak menunda pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para karyawan.

Menurutnya, THR merupakan hak pekerja yang telah diatur secara jelas dalam regulasi ketenagakerjaan. Karena itu, perusahaan wajib menunaikannya tepat waktu tanpa alasan apa pun.

“THR bukan sekadar kebijakan perusahaan, tetapi kewajiban yang harus dipenuhi. Hak pekerja ini harus diberikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Sakirman, Sabtu (28/2/2026).

Ia menegaskan, keterlambatan atau bahkan pengabaian pembayaran THR tidak hanya merugikan pekerja, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan ketenagakerjaan. Terlebih menjelang Idulfitri, kebutuhan masyarakat biasanya meningkat.

Sakirman menilai, pencairan THR tepat waktu akan sangat membantu pekerja dalam memenuhi berbagai kebutuhan menjelang hari raya, mulai dari kebutuhan pokok hingga persiapan merayakan Lebaran bersama keluarga.

“Momentum Idulfitri selalu diiringi peningkatan kebutuhan masyarakat. Jika THR dibayarkan tepat waktu, tentu akan membantu karyawan sekaligus mendorong daya beli masyarakat,” jelasnya.

Selain berdampak pada kesejahteraan pekerja, ia juga menilai pembayaran THR tepat waktu dapat ikut menggerakkan roda perekonomian daerah. Perputaran uang di masyarakat menjelang hari raya biasanya meningkat signifikan.

Untuk itu, Sakirman meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait agar memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan kewajiban perusahaan tersebut. Ia juga mendorong dibukanya posko pengaduan bagi pekerja yang merasa haknya tidak dipenuhi.

“Kami di DPRD siap mendukung pengawasan. Jika ada pekerja yang haknya tidak diberikan, silakan melapor. Negara sudah mengatur kewajiban ini secara jelas,” tegasnya.

Ia berharap seluruh perusahaan di Berau dapat menunjukkan komitmennya dalam memenuhi hak-hak pekerja, sehingga tidak muncul polemik ketenagakerjaan menjelang hari besar keagamaan.

“Harapan kita sederhana, perusahaan patuh pada aturan dan pekerja dapat merayakan hari raya dengan tenang bersama keluarganya,” pungkasnya.

Arifin/Adv

Exit mobile version