TANJUNG REDEB, BorneoPost – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Berau menggeber konsolidasi internal dengan menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab), Rabu (22/4/2026), di Jalan SA Maulana. Agenda ini menjadi langkah strategis menindaklanjuti hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP 2026, dengan fokus memperkuat struktur partai hingga tingkat paling bawah.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris DPD PDIP Kalimantan Timur yang juga Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, serta Ketua DPC PDIP Berau, Rudi P. Mangunsong. Kehadiran keduanya menegaskan pentingnya agenda ini dalam peta konsolidasi partai ke depan.
Ananda menegaskan, Musancab merupakan bagian dari skema restrukturisasi organisasi yang dilakukan secara bertahap dan berjenjang, mulai dari pusat hingga ke tingkat kecamatan.
“Ini adalah amanat Rakernas 2026. Konsolidasi harus berjalan dari atas hingga ke bawah. Hari ini kita memastikan struktur di tingkat kecamatan terbentuk dan solid,” ujar Ananda.
Ia juga menekankan bahwa penguatan struktur harus diiringi dengan peningkatan kualitas kader. DPC diminta tidak sekadar membentuk kepengurusan, tetapi juga aktif menjalankan pendidikan politik agar kader memiliki pemahaman ideologi yang kuat dan mampu memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Struktur kuat saja tidak cukup. Kader harus punya kualitas, ideologi, dan keberpihakan yang jelas kepada masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Berau, Rudi P. Mangunsong, menilai kekuatan partai justru ditentukan oleh kader di level bawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ia menyebut konsolidasi ini sebagai upaya merawat fondasi partai secara menyeluruh.
“Kekuatan kita ada di kecamatan sampai RT. Mereka yang merasakan langsung denyut kehidupan masyarakat,” katanya.
Rudi juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara regenerasi dan militansi kader. Menurutnya, pengalaman kader senior tetap menjadi rujukan utama bagi generasi baru dalam mengelola organisasi.
“Kita butuh regenerasi, tapi juga butuh kader yang militan. Mengurus partai itu proses panjang, tidak instan,” ujarnya.
Dengan konsolidasi yang terus diperkuat, Rudi optimistis PDIP Berau mampu meningkatkan capaian politik pada pemilu mendatang. Target realistis pun dipasang.
“Kita targetkan minimal satu kursi pimpinan DPRD. Dengan kerja terstruktur, kita yakin hasil tidak akan mengkhianati usaha,” tegasnya.
Lebih jauh, soliditas internal ini juga diproyeksikan untuk memperkuat fungsi kontrol terhadap kebijakan pemerintah daerah. Rudi menilai, peran partai tidak hanya sebagai kekuatan politik elektoral, tetapi juga pengawas jalannya pemerintahan.
Ia menyoroti kondisi ketahanan ekonomi Berau yang dinilai mulai melemah dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
“Kami akan tetap kritis. Kalau kebijakan pemerintah baik, kita dukung. Tapi kalau ada yang perlu dikoreksi, itu juga tugas kami,” jelasnya.
Terkait arah politik pribadinya ke depan, Rudi memilih tidak berspekulasi. Ia menegaskan fokus utamanya saat ini adalah menuntaskan tugas organisasi dan membangun kaderisasi yang berkelanjutan.
“Yang terpenting sekarang adalah menjalankan amanah partai dengan baik dan menyiapkan pemimpin masa depan,” pungkasnya.
