Bulog Berau Hentikan Penyaluran Produk Brand Minyak Kita, Dan Ini Alasannya

TANUNG REDEB,Borneo Post  – Kabar stopnya pendistribusian salah bahan pokok (Bapok), yakni minyak goreng oleh Bulog Kantor Cabang (KC) Berau, menjadi pembicaraan hangat belakangan ini. Padahal, kebutuhan sehari-hari dengan merek Minya Kita itu, dirasa cukup murah dan lebih terjangkau dari harga pasaran yang ada.

Kepala Bulog KC Berau, Muhammad Mukhlis menuturkan, pihaknya tidak serta merta melakukan pemberhentian distribusi minyak tersebut, melainkan mengganti dengan produk yang baru.

“Jadi gini ya, Bulog tidak mengambil lagi (Minyak Kita), jadi kita ada minyak baru. Nanti kita launching Februari,” ujarnnya kepada Borneopost.com, Selasa (31/1/2024).

Ia menjelskan, pemberhentian distribusi tersebut, disebabkan mahalnya ongkos kirim untuk pendistribusian Minyak Kita.

“Kenapa kita pilih produk yang baru, karena lebih mudah di datangkan. Kalau Minya Kita terkendala dari angkutan. Kami Berat di ongkos,” bebernya.

Meski begitu, kata dia, pemberhentan penyaluran Minyak Kita hanya terjadi di kabupaten Berau saja. Sedangkan, untuk daerah lainnya tetap memasok prooduk tersebut.

“kalau di Berau harus transit dulu dari pusat ke Surabaya dulu, setelah itu baru ke Berau,” jelasnya.

Saat ditanya awak media mengenai merek yang akan di luncurkan pada februari mendatang, pihaknya belum bisa buka suara. hanya saja, untuk harga minyak yang bakal didatangkan nanti di bandrol dikisaran Rrp 15 ribu per–liter.

“Kemudian untuk kemasannya sendiri itu, sudah menggunakan botol, tidak seperti sebelumnya hanya seperti bantalan saja,” pungkasnya.(PiN)

Exit mobile version