TANJUNG REDEB, Borneo Post – Dalam rangka perayaan Natal dan Tahun Baru Martono selaku Kepala Seksi Keamanan dan Pelayanan Darurat Bandara Kalimarau bersama dengan Abdul Wahab selaku Inspector GDCA melakukan peninjauan Bandara Udara Kalimarau, pada Rabu (27/12/2023).
Ditemui disela kegiatannya, dirinya mengatakan sampai pada saat ini belum adanya extra Flight hanya ada penerbangan reguler Berau-Balikpapan, Samarinda-Berau dan Jakarta-Surabaya yang ditangani oleh Wings, Citilink dan Airbus a320 Batik Air.
“Sampai saat ini yang extra belum ada, jadi kita ada penerbangan reguler Balikpapan-Berau, Surabaya-Berau dan Jakarta Berau yang ditangai oleh Wings, Citilink dan Airbus a320 Batik Air”, ucapnya.
Dirinya juga mengatakan menjelang Natal dan Tahun Baru terjadi peningkatan pergerakan dan jumlah lonjakan penumpang di Bandara Udara Kalimarau pada H-4 Natal sekitar 800 penumpang.
“Untuk penumpang kemarin sempat naik diangka rata-rata 40% dari awal mulai posko yang dimulai sejak 19 Desember sampai 2 Januari”, katanya.
Lebih lanjut, dirinya juga mengatakan terjadinya kelonjakan penumpang tidak mengalami kenaikan harga tiket pesawat karena sudah diatur sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Kalau tiket pesawat sudah ada standarnya, sudah diatur pada batas bawah dan batas atas, jadi airlion tidak boleh melebihi itu”, jelasnya.
Abdul Wahab selaku Inspector GDCA juga menambahkan bahwasannya monitoring yang dilaksanakan ini sudah berjalan selama 2 hari dengan memonitor keamanan penerbangan, Bandar Udara, angkutan udara, harga tiket pesawat dan peningkatan penumpang.
“Dari segi keamanan sendiri, kemarin kita sudah melakukan survey untuk bandara kalimarau secara umum siap untuk operasional pada arus Nataru karena sudah cukup memadai dan mampu menangani penumpang, sedangkan dari penerbangan yang ada sudah cukup memadai dan melihat dari kesiapan di bandara”, pungkasnya.
(Mya)
