BERAU, BorneoPost – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja sejumlah Perusahaan Daerah (Perusda) yang dinilai belum memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa langkah pembenahan internal saat ini sedang berjalan. Menurutnya, evaluasi diperlukan untuk memastikan Perusda benar-benar mampu menjalankan fungsi bisnisnya dan tidak hanya bergantung pada dukungan pemerintah daerah.
“Evaluasi memang perlu dilakukan, dan sekarang proses perbaikannya sedang berjalan. Dalam sebuah perusahaan, apalagi yang masih berkembang, tentu ada kekurangan dan kendala. Yang terpenting adalah bagaimana masalah itu ditindaklanjuti untuk perbaikan ke depan,” kata Sri Juniarsih, selasa (21/7/2026).
Ia mengakui, beberapa Perusda masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan usaha dan pengembangan bisnis. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk stagnan.
Menurut Sri, Perusda seharusnya menjadi salah satu motor penggerak peningkatan PAD melalui pengelolaan potensi daerah secara profesional dan berkelanjutan.
Perusda harus mampu menjadi penggerak ekonomi daerah dan memberikan kontribusi nyata bagi PAD. Karena itu, kami mendorong manajemen agar lebih inovatif dalam menggali peluang usaha yang potensial.
Selain menyoroti Perusda, Bupati juga menjawab pertanyaan mengenai alokasi Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebesar Rp100 miliar. Ia memastikan dana tersebut telah memiliki perencanaan kegiatan yang jelas dan siap direalisasikan.
“Semua sudah ada plotting-nya, sudah ada judul kegiatannya masing-masing, dan siap dikerjakan. Bantuan keuangan dari provinsi tidak mungkin dicairkan tanpa perencanaan yang pasti,” tegasnya.
Pemkab Berau, lanjut Sri Juniarsih, akan memprioritaskan penggunaan anggaran untuk sektor-sektor yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Fokus pembangunan saat ini diarahkan pada pembenahan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengembangan sektor pariwisata dan program unggulan daerah lainnya.
Dengan evaluasi menyeluruh terhadap Perusda dan penguatan program prioritas, Pemkab Berau berharap kinerja badan usaha milik daerah dapat lebih sehat, produktif, dan mampu menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah di tengah tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah.
Arifin/Adv
