Helmi Salurkan 7,5 Ton Pakan dan 68 Ribu Bibit Nila untuk Pokdakan Bengkuring

SAMARINDA — Tingginya harga pakan ikan yang terus membebani pembudidaya menjadi perhatian Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah. Melalui jalur aspirasi, ia menyalurkan bantuan 7,5 ton pakan ikan dan 68 ribu bibit ikan nila kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Kampung Bengkuring Karya di Jalan Durian RT 54, Kelurahan Sempaja Timur, Kamis (11/6/2026).

Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban biaya produksi sekaligus menjaga keberlangsungan usaha budidaya ikan yang selama ini menjadi sumber penghasilan masyarakat setempat.

Ketua DPRD Samarinda Helmi Abdullah mengatakan bantuan itu merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga yang diserap saat kegiatan reses di daerah pemilihannya yang mencakup Kecamatan Samarinda Utara dan Sungai Pinang.

Menurutnya, sektor budidaya perikanan di Bengkuring memiliki potensi yang cukup menjanjikan. Namun, tingginya harga pakan dan kebutuhan bibit masih menjadi kendala utama yang dihadapi para pembudidaya.

“Ini merupakan kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Salah satu kebutuhan yang disampaikan Pokdakan Bengkuring adalah bantuan pakan dan bibit untuk mendukung usaha budidaya mereka,” ujar Helmi.

Ia menjelaskan usulan tersebut kemudian diperjuangkan hingga masuk dalam program bantuan yang dianggarkan pada tahun 2025 dan direalisasikan pada tahun 2026.

“Alhamdulillah bantuan ini akhirnya bisa direalisasikan. Harapannya dapat mengurangi beban biaya produksi anggota kelompok sehingga kegiatan budidaya tetap berjalan dan hasilnya semakin meningkat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Samarinda, Achmad Fauzi Irawan, menilai bantuan yang diberikan sangat tepat sasaran karena menyentuh kebutuhan paling mendasar para pembudidaya ikan.

Menurut Fauzi, pakan masih menjadi komponen biaya terbesar dalam setiap siklus produksi, sehingga kenaikan harga pakan kerap memengaruhi keberlanjutan usaha budidaya masyarakat.

“Harga pakan menjadi biaya terbesar dalam budidaya ikan. Karena itu bantuan seperti ini sangat membantu dan sesuai dengan kebutuhan para pembudidaya di Samarinda saat ini,” ujarnya.

Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya membantu menjaga usaha budidaya tetap berjalan, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan anggota kelompok.

Di sisi lain, perwakilan Pokdakan Kampung Bengkuring Karya, Tri, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan melalui program aspirasi tersebut.

Menurutnya, bantuan pakan dan bibit menjadi suntikan semangat bagi para anggota kelompok yang selama ini harus menghadapi tingginya biaya produksi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak H. Helmi Abdullah atas bantuan yang diberikan kepada Pokdakan Kampung Bengkuring Karya. Di tengah harga pakan yang terus tinggi, bantuan ini sangat membantu dan bermanfaat bagi kami,” ungkapnya.

Dengan adanya bantuan tersebut, para pembudidaya berharap produktivitas kolam dapat meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis perikanan di kawasan Bengkuring.

Exit mobile version