banner 728x250

Pariwisata Berau Belum Tergarap Maksimal, DPRD Desak Kolaborasi Swasta Diperkuat

BERAU, BorneoPost – Potensi besar sektor pariwisata di Kabupaten Berau dinilai belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). DPRD pun mendorong langkah konkret agar pengelolaan destinasi wisata lebih profesional dan mampu bersaing.

Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin, menegaskan perlunya keterlibatan pihak swasta dalam pengembangan sektor pariwisata. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci untuk mempercepat peningkatan kualitas destinasi.

“Potensinya besar, tapi belum digarap maksimal. Harus ada pengelolaan yang lebih serius,” ujarnya.

Ia menilai, kehadiran swasta tidak hanya memperkuat manajemen, tetapi juga membuka ruang inovasi dalam penyediaan fasilitas dan strategi promosi yang lebih modern.

“Kalau ingin maju, pengelolaan harus profesional dan terbuka untuk kolaborasi,” tegasnya.

Selain aspek pengelolaan, Thamrin juga menyoroti pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM). Ia menyebut kualitas layanan, terutama dari pemandu wisata dan pengelola destinasi, menjadi faktor penentu dalam menarik dan mempertahankan wisatawan.

“SDM harus siap. Pelayanan yang baik akan menciptakan pengalaman positif bagi pengunjung,” katanya.

Menurutnya, sektor pariwisata memiliki peran strategis sebagai sumber PAD jika dikembangkan secara terarah dan berkelanjutan.

“Ini bisa menjadi salah satu sumber pendapatan unggulan daerah ke depan,” lanjutnya.

Dengan posisi Berau yang strategis sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), peluang peningkatan kunjungan wisatawan dinilai semakin terbuka lebar.

“Momentum ini harus dimanfaatkan. Berau punya peluang besar berkembang dari sektor pariwisata,” pungkasnya.

Arifin/Adv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *