banner 728x250

Dorong Digitalisasi Pertanian, PTI Samarinda Bangun Sinergi dengan Pemkot

SAMARINDA, HarianBorneoPost– Upaya mendorong transformasi pertanian berbasis teknologi terus diperkuat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Tani Indonesia (PTI) Kota Samarinda melalui sinergi dengan Pemerintah Kota. Hal ini ditandai dengan audiensi bersama Wali Kota Samarinda, H. Andi Harun, di Balai Kota, Kamis (30/4/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam menyatukan visi antara pemuda tani dan pemerintah daerah, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian yang lebih modern, adaptif, dan berkelanjutan di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

Wakil Ketua DPC PTI Samarinda, Bambang Edy Dharma, menyampaikan bahwa digitalisasi menjadi salah satu fokus utama dalam program kerja organisasi. Menurutnya, pemanfaatan teknologi tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga mampu menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.

“Kami ingin mengubah cara pandang terhadap pertanian. Dengan pendekatan digital, mulai dari produksi hingga pemasaran, sektor ini bisa menjadi lebih efisien dan menjanjikan,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Ia menjelaskan, PTI Samarinda mendorong penerapan sistem pertanian modern, termasuk penggunaan teknologi seperti drone untuk pemupukan dan penyemprotan, serta penguatan sistem pemasaran berbasis digital.

Selain itu, pengelolaan data pertanian juga menjadi perhatian. PTI menilai, ketersediaan data yang akurat sangat penting dalam menentukan pola tanam dan menjaga stabilitas harga di pasar.

“Dengan data yang terintegrasi, kita bisa menghindari overproduksi dan memastikan distribusi hasil pertanian lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Dalam audiensi tersebut, PTI juga memaparkan rencana pelaksanaan rapat kerja cabang (rakercab) serta mengundang Wali Kota Samarinda untuk hadir sebagai pembicara. Agenda ini diharapkan menjadi wadah konsolidasi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam membangun sektor pertanian.

Tak hanya itu, PTI turut mengusulkan dukungan dari pemerintah berupa pelatihan bagi pemuda dan penyediaan lahan percontohan (demplot) sebagai sarana edukasi dan praktik langsung.

Usulan tersebut mendapat sambutan positif dari Wali Kota Samarinda dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD). Pemerintah kota disebut siap membuka ruang kolaborasi yang luas bagi PTI untuk terlibat aktif dalam pembangunan pertanian modern.

“Alhamdulillah, pemerintah merespons dengan baik dan membuka peluang kerja sama lebih lanjut, khususnya melalui Dinas Pertanian,” kata Bambang.

Melalui sinergi ini, PTI Samarinda optimistis digitalisasi pertanian dapat menjadi solusi dalam meningkatkan ketahanan pangan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi generasi muda di Kota Tepian.

Penulis: Grace

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *