BERAU, BorneoPost – Menjelang rencana operasional RSUD Baru Berau pada 20 Mei 2026, DPRD Berau meminta pemerintah daerah memastikan kesiapan tenaga kesehatan dan dukungan anggaran agar pelayanan kesehatan berjalan optimal sejak awal dibuka.
Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, mengingatkan proses penempatan tenaga medis harus dilakukan secara cermat dan terukur agar tidak memicu kekurangan tenaga di fasilitas kesehatan lain.
Menurutnya, pembukaan rumah sakit baru tidak boleh mengorbankan pelayanan di RSUD dr. Abdul Rivai maupun puskesmas yang selama ini menjadi tumpuan masyarakat.
“Penempatan tenaga kesehatan harus dihitung matang supaya pelayanan di fasilitas yang sudah ada tidak terganggu,” ujarnya. Minggu (10/5/2026).
Ia meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Berau melakukan inventarisasi dan pemetaan kebutuhan tenaga medis secara detail sebelum melakukan mutasi maupun penugasan ke rumah sakit baru.
Menurut Elita, distribusi tenaga kesehatan yang tidak tepat justru berpotensi menimbulkan ketimpangan pelayanan antarwilayah.
“Jangan sampai ada fasilitas kesehatan yang kehilangan tenaga karena dipindahkan ke rumah sakit baru,” tegasnya.
Selain persoalan SDM, DPRD juga menaruh perhatian terhadap kesiapan pembiayaan operasional RSUD Baru Berau. Pasalnya, pada tahap awal rumah sakit tersebut disebut belum memiliki kerja sama dengan BPJS Kesehatan sehingga kebutuhan operasional masih harus ditopang pemerintah daerah.
Elita menilai komitmen anggaran menjadi faktor penting agar pelayanan rumah sakit dapat berjalan maksimal sejak mulai beroperasi.
“Kalau ingin dioperasikan, maka kesiapan anggaran, tenaga medis, dan pelayanan harus benar-benar dipastikan,” katanya.
Meski demikian, ia mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang terus mempersiapkan operasional rumah sakit baru sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di Berau.
DPRD, lanjut Elita, akan terus mengawal proses persiapan agar keberadaan RSUD baru benar-benar memberi manfaat tanpa menurunkan kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan lainnya.
“Kami akan memastikan komitmen pelayanan kesehatan tetap terjaga di semua fasilitas,” pungkasnya.
Arifin/Adv












