NGANJUK, BorneoPost — Peringatan Hari Jadi Kabupaten Nganjuk ke-1089 yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Nganjuk berlangsung semarak di Pendopo Alun-Alun Berbek, Minggu (12/4/2026). Kegiatan yang dirangkai dengan halal bihalal ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum memperkuat persatuan lintas sektor.
Acara tersebut mempertemukan berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, insan pers, hingga masyarakat umum. Suasana kebersamaan tampak kental sejak pagi, ketika ratusan peserta mengikuti senam bersama sebagai pembuka kegiatan.
Ketua DPC PJI Nganjuk, Impi Yusnandar, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membangun sinergi antara pers, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
“Momentum ini menjadi penguat silaturahmi sekaligus menegaskan peran strategis insan pers dalam mendukung pembangunan. Bersama pemerintah dan masyarakat, kita dorong Nganjuk agar terus maju dan melesat,” ujar Impi dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, gagasan penyelenggaraan acara tersebut sebelumnya telah dilaporkan kepada Ketua Umum PJI, Hartanto Boechori, pada Rabu (8/4/2026). Dalam laporan itu, disampaikan rencana mengemas peringatan hari jadi daerah dengan nuansa halal bihalal.
Menanggapi hal tersebut, Hartanto memberikan dukungan penuh. Ia menilai kegiatan tersebut mencerminkan peran aktif organisasi pers dalam membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Insan pers tidak hanya hadir sebagai peliput, tetapi juga sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Saya mendukung penuh kegiatan ini dan berharap dapat menjadi momentum mempererat persatuan serta menegaskan peran strategis pers dalam pembangunan daerah,” kata Hartanto.
Meski Bupati Nganjuk tidak dapat hadir karena agenda lain, kegiatan tetap berlangsung meriah. Pemerintah daerah diwakili oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk, bersama jajaran camat, kepala desa, serta unsur TNI-Polri seperti perwakilan Polres Nganjuk, Humas Polres, Babinsa, dan Polsek Berbek.
Mengusung tema “Condro Geni Memayu Hayuning Bawono Menuju Nganjuk Melesat”, rangkaian acara juga dimeriahkan penampilan seni dari pelajar SMAN 1 Loceret, SMAN 1 Berbek, dan SMAN 1 Nganjuk. Penampilan rebana dan tari penyambutan menambah semarak suasana.
Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan panjang Kabupaten Nganjuk yang telah mencapai usia 1.089 tahun. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan hiburan.
Selain itu, panitia turut membagikan 100 botol jamu produksi UMKM secara gratis kepada masyarakat. Program ini mendapat sambutan antusias dari peserta yang hadir.
Atas terselenggaranya kegiatan tersebut, Hartanto Boechori menyampaikan apresiasi kepada DPC PJI Nganjuk. Ia berharap semangat yang terbangun dalam kegiatan ini dapat terus terjaga dan diwujudkan dalam pembangunan nyata.
“Selamat ulang tahun ke-1089 untuk Kabupaten Nganjuk. Semoga semangat ‘Nganjuk Melesat’ tidak hanya menjadi tema, tetapi benar-benar terwujud dalam pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, PJI Nganjuk kembali menegaskan posisinya sebagai bagian dari ekosistem pembangunan daerah, tidak hanya sebagai peliput peristiwa, tetapi juga sebagai penghubung antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menjaga persatuan.
Penulis: Grace












